Mejayan

Face Shield Dipesan Gugus Tugas dan Perusahaan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Dampak pandemi Covid-19 tidak selalu buruk. Sugiyanto, 42, warga Kelurahan/Kecamatan Mejayan, menyulap usaha merchandise payung menjadi face shield. ‘’Produksi sejak dua bulan lalu,’’ katanya Selasa (2/6).

Sugiyanto memperoleh omzet belasan juta rupiah per bulan. April sekitar Rp 11 juta dan bulan lalu Rp 15  juta. Yang membuat girang bukan hanya dapat penghasilan. Melainkan bisa membantu tetangganya yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Dia ikut memproduksi peralatan kesehatan berupa pelindung wajah itu. ‘’Saya dibantu 10 orang. Selain tetangga, ada teman dan keluarga,’’ terangnya.

Face shield dijual online ke sejumlah daerah. Pemesannya gugus tugas Covid-19 dan perusahaan. Pengusaha yang telah memiliki 20 reseller itu mampu memproduksi 500 sampai 1.000 unit face shield per hari. Harga bervariasi bergantung ketebalan mika sebagai bahan dasarnya. ‘’Dari Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu per unit,’’ sebut Sugiyanto.

Sebetulnya, usaha produksi payung Sugiyanto macet karena korona. Ide banting setir membuat face shield muncul ketika saudaranya yang bekerja di puskesmas mencari peralatan itu. Peluang menekuni bisnis tersebut dirasa lebih besar. Sebab, harga di marketplace Rp 50 ribu per unit dirasa tidak masuk akal. ‘’Terlalu mahal kalau dilihat dari spek bahan yang digunakan,’’ ungkapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button