Ponorogo

Enam SD Negeri di Ponorogo Tamat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Keberadaan enam SDN di Ponorog tamat. Selama setahun nyaris tidak pernah berlangsung kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah tersebut. Bahkan, pada tahun pelajaran 2021-2022 juga dipastikan tanpa pendaftaran peserta didik baru (PPDB).

Kabid Pembinaan SD di Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Imam Muhlisihin menyebut ada banyak hal yang memengaruhi penutupan enam SDN tersebut. Di antaranya, minimnya peserta didik yang terkait langsung dengan besar atau kecilnya bantuan operasional sekolah (BOS). Jika memaksakan KBM tetap berlangsung bakal memberatkan manajemen sekolah. ‘’Penutupan berdasarkan SK (surat keputusan, Red) bupati,’’ kata Imam, Jumat (12/3).

Enam sekolah yang tamat riwayatnya itu adalah SDN Mangunsuman dan SDN Patihan Kidul di Kecamatan Siman, SDN Poko (Jambon), SDN 2 Duri (Slahung), SDN 2 Karanglo Lor (Sukorejo), serta SDN 1 Glinggang (Sampung). Hendak dikemanakan para siswanya? ‘’Kami pindahkan ke sekolah lain yang terdekat. Untuk guru akan diatur dan ditata penempatan tugasnya kemudian,’’ terang Imam. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button