MadiunPendidikan

Enam Bulan PJJ Terpaksa Diperpanjang

Melonjak Korona Batalkan Tatap Muka

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Madiun menangguhkan pengajuan pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi. Meski persiapan telah dimantapkan, dengan besar hati seluruh sekolah menengah mengedepankan situasi terkini.

Kepala Cabdindik Madiun Supardi menyebut sejatinya seluruh persiapan telah matang. Mulai surat permohonan, kesiapan sekolah, izin dari orang tua, hingga lampiran hasil evaluasi uji coba PTM Agustus lalu. ‘’Kasus positif terus bertambah. Sementara ditunda sampai menunggu perkembangan selanjutnya,’’ tuturnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Madiun Agus Supriyanto siap mengikuti instruksi Cabdindik Jatim. Sebab, pengajuan permohonan PTM melalui cabdindik. Kepala sekolah tidak berani berjalan sendiri. ‘’Kalau nanti terjadi sesuatu, sekolah yang disalahkan,’’ katanya.

Pandu Perdana mengaku sudah rindu belajar di sekolah. Tak dimungkiri, siswa kelas XI SMAN 05 Kota Madiun itu sudah enam bulan terakhir belajar di rumah. Memang, pembelajaran jarak jauh (PJJ) lebih santai. Namun sulit memahami materi dan beban tugas banyak. ‘’Pengeluaran biaya untuk paket data juga besar. Di masa normal hanya Rp 60 ribu, sekarang butuh Rp 100 ribu,’’ ungkapnya. (mg3/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close