Ponorogo

Enam Bulan, Pemkab Ponorogo Habiskan Duit Rp 19,5 Miliar Tangani Korona

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Penanganan pandemi Covid-19 di Ponorogo menyedot anggaran besar. Selama enam bulan pada 2021 duit Rp 19,25 miliar telah dikeluarkan Pemkab Ponorogo untuk menanggulangi wabah coronavirus. Jika dirata-rata, dalam sebulan muncul pembiayaan sekitar Rp 3,2 miliar. ‘’Sejauh ini dari total anggaran yang sudah terserap di kisaran 25 persen. Serapan anggaran terus berproses, masih ada permintaan biaya untuk kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono, Kamis (1/7).

Menurut dia, besaran serapan anggaran bakal berbanding lurus dengan tingkat kedaruratan persebaran kasus Covid-19. Semakin banyak pasien terpapar virus korona, akan kian bengkak pula pengeluaran. Pun, penambahan kapasitas ranjang perawatan pasien di lima rumah sakit rujukan turut menguras anggaran. ‘’Kami pertanggungjawabkan anggaran sesuai ketentuan dan fungsinya. Termasuk untuk insentif nakes (tenaga kesehatan, Red),’’ terang Sekda yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu.

Agus Pram –sapaan Agus Pramono– juga menyebut bahwa pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 dengan protokol kesehatan ikut menyedot anggaran. Belum lagi, pelaksanaan vaksinasi. Pendistribusian vaksin dan pelaksanaan penyuntikan dengan nakes sebagai vaksinator membuat pencatatan cost terus bertambah. ‘’Pos pengeluaran untuk pelaksanaan vaksinasi cukup besar,’’ ungkapnya.

Pemkab Ponorogo menganggarkan sejumlah Rp 77 miliar untuk penanganan Covid-19. Dari nominal itu, Rp 70 miliar di antaranya hasil refocusing dan realokasi APBD 2021. Tak urung, jatah anggaran 30 organisasi perangkat daerah (OPD) ikut terpangkas masing-masing 40 persen. Sedangkan dana Rp 7 miliar sengaja dianggarkan untuk dinas kesehatan. (mg4/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button