Madiun

Empat Penjuru Diterangi Lampu Hias Addressable

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kelasnya kota metropolis tak boleh asal-asalan pasang penerangan jalan umum (PJU). Tiang penerang yang selama ini terpasang di simpang Te’an dicabut.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Totok Sugiarto menyebut bahwa seluruh PJU di bundaran kota ini bakal diganti lampu hias addressable. Seperti yang telah terpasang di pintu masuk sebelah utara (Simpang PG Rejo Agung) dan simpang Jalan Pahlawan (depan mapolres). ‘’Kami targetkan pemasangan empat lampu hias tuntas tahun ini,’’ ujarnya.

Lampu hias addressable digadang menjadi landmark masuk Kota Madiun. Lampu itu menyala dari pangkal hingga ujung tiang. Berbentuk vertikal hingga memutar membentuk lingkaran. Sementara di bagian atas tiang dibelokkan keluar sehingga sinaran lampu light emitting diode (LED) itu menyerupai air mancur. ‘’Kalau malam cukup terang, tapi tidak menyilaukan pengendara,’’ lanjut Totok.

Desain PJU itu sejatinya sederhana namun artistik. Sehingga keberadaannya tidak mengganggu konsentrasi pengendara. Pun, mudah terlihat dari jarak jauh. ‘’Bentuk desainnya memang tidak rumit. Jadi aman untuk pengendara,’’ ungkapnya.

Total PJU (non-artistik) telah terpasang di 5.600 titik. Sekitar 70 persennya diganti LED agar lebih hemat energi. Sisanya lampu sodium armature bakal diganti secara bertahap. Untuk penerangan di kota ini idealnya butuh 12.448 PJU. ‘’Kebutuhan itu akan dicukupi selama lima tahun ke depan,’’ terangnya.

Pembenahan ornamen PJU artistik merupakan bagian dari penataan kota. Masyarakat diminta berperan aktif untuk menjaganya, minimal tidak merusak. ‘’Sesuai instruksi Pak Wali, kota ini harus terang benderang,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button