Ponorogo

Empat Pembalak Liar Diamankan Polisi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Aksi illegal logging alias pembalakan liar masih sering terjadi di Ponorogo wilayah selatan. Belum lama ini, Polsek Sambit kembali meringkus empat pelaku.  Puluhan batang kayu sono turut diamankan. Total kerugian Perhutani ditaksir puluhan juta rupiah. ‘’Aksi tersebut dilakukan Mei lalu,’’ kata Kapolsek Sambit AKP Sutriatno Kamis (2/7).

Keempat pelaku tersebut Edi Wardoyo, 37, warga Ngadisanan, Sambit; Sutiono, 43, dan Kaseni, 56, keduanya warga Grogol, Sawoo; kemudian Samuri, 59, warga Tumpakpelem, Sawoo. Kasus tersebut terungkap dari laporan masyarakat. ‘’Dikuatkan laporan Perhutani bahwa banyak ditemukan tunggak bekas pembalakan liar,’’ bebernya.

Polisi lantas melakukan penyelidikan. Selasa lalu (30/6), tiga gelondong kayu ditemukan di rumah Edi. Tanpa dilengkapi surat sah hasil hutan. Tiga pelaku lain pun diringkus pada hari yang sama. ‘’Total 43 batang kayu berbagai ukuran diamankan dari seluruh pelaku,’’ sebut kapolsek.

Perhutani, lanjut kapolsek, merugi sekitar Rp 32 juta akibat ulah mereka. Keempat pelaku dijerat UU 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Mereka terancam hukuman pidana maksimal lima tahun penjara. ‘’Kami akan terus menjadikan pembalakan liar sebagai atensi,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close