Madiun

Empat Napiter Dilayar ke Lapas Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak empat narapidana kasus terorisme (napiter) yang sebelumnya berada di lapas Gunung Sindur dan Polda Metro Jaya dipindah. Meliputi Hengki Satria alias Abu Ansor napiter penyerang Mako Brimob Depok, Sugeng Riyadi napiter bom Kartasura, Wisnu Putra napiter jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), dan Wahyudin napiter yang terlibat dalam jaringan Poso. Mereka per hari ini, Kamis (17/12) bakal menempati Lapas Kelas 1 Madiun.

Kalapas Madiun Supriyanto mengatakan keempat napiter itu bakal menjalani isolasi selama 14 hari. Namun masa isolasi akan diperpanjang menjadi 21–28 hari jika hasil rapid test mereka reaktif pascakarantina pertama. ‘’Alasan dipindah ke Madiun karena kasus mereka sudah berkekuatan hukum tetap,’’ katanya.

Menurutnya, keempat napiter itu perlu penanganan dan pembinaan khusus dari petugas lapas. ‘’Posisi (status) mereka masih merah ya berdasarkan data yang kami terima. Artinya mereka belum mengakui NKRI. Belum mau dia menyatakan NKRI. Jadi, ya perlu pembinaan lebih lanjut,’’ terangnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button