Madiun

Empat Kelurahan di Kota Madiun Rawan Banjir Kiriman

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Empat kelurahan di Kota Madiun masuk zona rawan bencana. Agar tidak nubyak-nubyak saat terjadi bencana, 120 anggota satuan linmas dari empat kelurahan itu dibekali pelatihan. Pembekalan kesiapsiagaan dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat itu digelar di Embung Pilangbango kemarin (28/9).

Wali Kota Maidi berharap pelatihan itu dapat menyiapkan masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Sehingga, dapat segera bertindak lantaran bencana datangnya tidak dapat diprediksi. ‘’Semua masyarakat kita latih menghadapi bencana. Apa pun itu, baik banjir, kebakaran, angin puting beliung, maupun bencana lainnya,’’ kata Maidi.

Menurut dia, dengan pencegahan dan mitigasi bencana, warga dapat menjaga dirinya sendiri, lingkungan, dan Kota Madiun jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi empat kelurahan di wilayah timur kota masuk kategori rawan bencana kategori sedang. Yakni, banjir. ‘’Saya minta jangan terlena, jangan lengah. Karena volume air yang turun setiap tahunnya tidak sama,’’ ujarnya.

Kendati rawan, Maidi mengklaim dua tahun terakhir nihil bencana banjir di empat titik tersebut. Menurut dia, itu tidak lepas dari getolnya pemkot menanggulangi melalui pembangunan. Mulai penataan sistem drainase, normalisasi sungai, hingga peremajaan pompa dan pintu air. ‘’Potensi di wilayah timur banjir, itu pun air kiriman dari daerah hulu,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button