Magetan

Empat Kecamatan di Magetan Ini Rawan Peredaran Narkoba

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Empat kecamatan di Magetan dikategorikan rawan peredaran narkoba. Hasil analisis badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) setempat, keberadaan tempat hiburan malam (THM) dan rumah kos dengan privasi tinggi berkaitan erat dengan peredaran barang haram tersebut. ‘’Narkoba beredar atau ditemukan di sekitar THM dan kos yang tertutup,’’ kata Kabid Kewaspadaan Nasional Bakesbangpol Dandun Widya Kusuma, Jumat (29/5).

Keempat kecamatan yang dimaksud meliputi Magetan, Karas, Plaosan, dan Maospati. Penegak hukum kerap mendapati kasus-kasus narkoba di keempat kecamatan. Atau, setelah suatu kasus dikembangkan, barang bukti maupun para tersangkanya berasal dari keempat wilayah tersebut.

Bakesbangpol juga menemukan fakta menarik lain. Sebelum beredar di empat kecamatan tersebut, barang haram kerap masuk dari dua titik. Kedua entry point yang diwaspadai itu yakni Jalan Raya Maospati dan Plaosan. Jalan Raya Maospati rawan lantaran menghubungkan Magetan dengan Madiun dan Ngawi. ‘’Sementara wilayah Plaosan rawan karena perbatasan provinsi,’’ jelasnya.

Dandun memerinci, angka pengguna narkoba tahun ini mencapai tujuh orang. Seluruhnya mengonsumsi sabu. Barang bukti sabu yang diamankan total mencapai 4,69 gram. Tahun lalu terdapat 13 pengguna yang berhasil diringkus. Total barang bukti 14,1 gram sabu, 34,4 gram ganja, dan 416 butir obat terlarang. ‘’Dua entry point dan empat kecamatan yang menjadi pusat peredaran perlu diawasi bersama,’’ tegasnya. (fat/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button