Ponorogo

Empat Bus Kepergok Penyimpangan Trayek, Trayek Jogja-Solo, Turun Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) masih sering melakukan pelanggaran. Senin (9/3) tim Satuan Pelaksana (Satpel) Terminal Tipe A Seloaji menindak tak kurang dari empat armada bus AKAP lantaran melanggar jalur angkut transportasi. ‘’Trayek masih banyak yang menyimpang,’’ kata Kepala Satpel Terminal Tipe A Seloaji Eko Hadi Prasetyo Senin (9/3).

Dari empat pelanggaran, tiga di antaranya pelanggaran trayek. Bus SAN, misalnya. Trayeknya seharusnya Blitar, Jogjakarta, dan Solo. Namun, kedapatan menurunkan penumpang hingga Ponorogo. Bus Kramat Djati juga kedapatan melakukan penyimpangan trayek. Terminal juga menindak armada milik operator bus AM Trans yang kedapatan menggunakan ban tidak layak jalan. ‘’Kami tandai dan minta untuk diganti,’’ bebernya.

Hingga kemarin pihak terminal sudah melimpahkan 450 berkas tilang untuk disidangkan. Bertambah empat berkas lagi terhitung kemarin. Selama ini memang banyak operator bus yang melanggar trayek. Bus jarak jauh tidak seharusnya menaik-turunkan penumpang di Ponorogo. Namun, faktanya sampai di Terminal Seloaji. Dari sekian banyak tilang, paling banyak didominasi bus AKAP. ‘’Kalau AKDP (antarkota dalam provinsi, Red) mayoritas karena kelayakan jalan,’’ ujarnya.

Eko menilai, perubahan aturan mengenai trayek juga dijadikan alasan perusahaan operator bus. Khusus trayek AKAP, aturannya dulu dapat diperbarui lima tahun sekali. Untuk saat ini, izin trayek wajib diperbarui setiap tahun. ‘’Apa pun alasannya, pelanggaran dari pihak armada bus tetap harus ditilang. Ini demi pelayanan yang prima terhadap konsumen atau penumpang,’’ jelasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button