Magetan

Empat Bulan Amankan 106 Tersangka Tindak Kejahatan, Lima Di Antaranya Tersandung Kasus Prostitusi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tak kurang dari 106 tersangka berbagai tindak kejahatan diringkus Korps Bhayangkara. Mayoritas pelaku aksi premanisme. ‘’Kami perketat pengawasan untuk perjudian, premanisme, sampai prostitusi,’’ kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, Selasa (13/4).

Selama operasi pekat Januari hingga April, polisi sukses meringkus 37 pelaku aksi premanisme. Kebanyakan beroperasi di seputaran Maospati. Aktivitas mereka lekat dengan dunia prostitusi terselubung yang diam-diam berdenyut di kecamatan tersebut. Lima tersangka aksi prostitusi turut diringkus. ‘’Aktivitas mereka meresahkan masyarakat,’’ ujarnya.

Selain premanisme dan prostitusi, polisi juga membabat peredaran minuman keras (miras). Kemarin sebanyak 261,5 liter miras hasil sitaan Januari-April dibuang ke saluran air. Ratusan liter ciu Bekonang dan arak oplosan itu diamankan dari 13 tersangka. Tiga di antaranya warga Sidomukti, yakni Puryadi, 51, Rohman, 44, dan Yatno, 55.
Ketiga tersangka mengedarkan ciu Bekonang dengan harga Rp 450 ribu per jeriken. Dari 10 liter ciu, mereka untung Rp 150 ribu. Para tersangka menjual miras tanpa izin edar. Kepolisian bertekad memutus rantai peredaran miras sampai ke akar-akarnya. ‘’Pasokannya didapat langsung dari Bekonang. Ini masih terus kami selidiki,’’ ungkap Festo. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button