Magetan

Embung Mengering, Petani Tamanarum Gagal Panen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kekhawatiran petani di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, terjadi juga. Gegara Embung Tamanarum kering kerontang, petani setempat akhirnya mengalami gagal panen. Padi di sawah terpaksa dipetik sebelum waktunya untuk pakan ternak. ‘’Gagal panen karena tidak ada air,’’ kata Rinem, petani setempat, Sabtu (4/9).

Problem kekeringan, lanjut Rinem, dialami para petani di Tamanarum lantaran minimnya sumber air. Petani setempat hanya mengandalkan Embung Tamanarum untuk mencukupi kebutuhan pengairan sawah. Ketika embung mengering, praktis tak ada sumber air lain yang dapat menggantikan. ‘’Bahkan air mulai sulit sejak tiga bulan lalu,’’ ungkapnya.

Kasi Pembangunan Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Magetan Ahmad Ulinnuha mengatakan, kering kerontangnya Embung Tamanarum diakibatkan minimnya intensitas hujan sejak beberapa bulan terakhir. Ditambah sedimentasi yang menumpuk. ‘’Perlu dinormalisasi. Kami sudah berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo,’’ kata Ulin. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button