Madiun

Embat HP, lalu Kabur Naik Bus

Dibekuk saat Kendaraan Berhenti di Depan PCB

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Jelalatan melihat handphone (HP) nganggur, Gatot Winandar, 28, termakan nafsu setan. Pemuda asal Desa Blaran, Barat, Magetan, itu sengaja mengembat peranti komunikasi tersebut. ‘’Barang yang dicuri senilai ratusan ribu rupiah,’’ kata Kapolsek Pilangkenceng AKP Sumantri Rabu (26/2).

Gatot mengembat HP merek Cross di warung angkringan Desa Purworejo, Pilangkenceng, sekitar pukul 13.00. Pemuda itu sejak pagi nongkrong sendirian. Pelaku mengambil HP milik Dodik Eko Cahyono, 23, yang tidak lain penjaga warung tersebut. ‘’Diambil saat korban tertidur,’’ ungkap Sumantri.

Korban sejatinya tidak mengetahui perbuatan Gatot. Namun, tetangga warung tak sengaja melihat aksi panjang tangan tersebut melalui CCTV. Si tetangga itu lantas memberi tahu Dodik. Namun, Gatot keburu kabur sesaat setelah berhasil menggondol HP. ‘’Pelaku pergi dari TKP (tempat kejadian perkara, Red) dengan naik bus,’’ imbuh Sumantri.

Dodik pun berupaya mengejar. Pengejaran membuahkan hasil saat bus yang ditumpangi Gatot berhenti di depan Pasar Caruban Baru (PCB). Setelah turun, Dodik mengajak pelaku kembali ke warung. Gatot sempat berniat kabur lagi ketika ditanyai soal perbuatannya. ‘’Tidak sempat diamuk massa. Pelaku luka di lutut karena terjatuh saat dikejar warga,’’ terang Sumantri.

Sesaat setelah mendapat laporan, anggota Polsek Pilangkenceng segera mengamankan Gatot ke mapolsek. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku mencuri karena ada kesempatan. Selain itu, beralasan smartphone yang hendak dijualnya di Caruban tidak laku-laku.

‘’Karena baru pertama kali (mencuri) dan pertimbangan nilai barang yang dicuri, pelaku dikenai pasal 364 tipiring (tindak pidana ringan, Red),’’ pungkas mantan kasubag humas Polres Madiun itu. (den/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close