Pacitan

Eksekusi Pasar Tulakan Dilakukan Perlahan, Polisi Redam Tensi Pedagang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Masih hangat di ingatan betapa kerasnya penolakan terhadap eksekusi Pasar Tulakan. Pertengahan Ramadan lalu (7/5), kedatangan Pengadilan Negeri (PN) Pacitan untuk survei lokasi sengketa disambut teatrikal sumpah pocong.

Tensi itu meredam saat tiba waktunya eksekusi pada Rabu (2/6). Tampaknya, pedagang sudah legawa. Bahkan, spanduk penolakan pun tak tampak terpasang di lahan yang terletak di Desa Bungur tersebut. Pun banyak toko di seputaran lahan sengketa pilih tutup.

Rupanya, Polres Pacitan tak tinggal diam. Jauh hari sebelum eksekusi, beberapa pedagang dipanggil untuk diberi pengarahan. Diajak duduk bersama menepis kesalahpahaman dan mengurai alotnya sengketa yang sudah menahun itu. ‘’Kami panggil satu-satu yang kompeten dengan pasar ini. Jika ada indikasi provokasi, kita edukasi,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Beberapa kali penundaan eksekusi pun atas permintaan kepolisian. Utamanya, saat PN Pacitan mewacanakan eksekusi saat Ramadan maupun pasca-Lebaran. ‘’Diupayakan eksekusi pelan-pelan dan bertahap. Bahkan rencana eksekusi H+2 Lebaran kami tolak demi menghormati hari raya umat muslim,’’ terang Wiwit. (gen/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button