Magetan

Eks Kades Banjarejo Timbun 8.000 Liter BBM

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tercium dari rumah Kusmanto. Mantan Kades Banjarejo, Kecamatan Barat, itu kedapatan menguasai 8.000 liter biosolar di rumahnya. Ribuan liter BBM itu dijadikan barang bukti (BB) oleh polisi. ‘’Kami gerebek atas dugaan penimbunan solar berdasar aduan dari masyarakat,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan Iptu Rudi Hidajanto, Selasa (21/9).

Penggerebekan rumah eks Kades berusia 52 tahun itu dilakukan polisi pada Jumat (17/9) sekitar pukul 22.30. Di rumah mantan Kades, tempat penampungan air digunakan menampung BBM. Polisi juga mendapati satu unit truk tangki BBM berpelat S 8977 US terparkir di rumah Kusmanto. Truk berkelir putih-biru itu kini diamankan di Mapolres Magetan. ‘’Kami juga amankan alat-alat yang digunakan untuk memindahkan BBM,’’ bebernya.

Rudi memaparkan modus yang dilancarkan Kusmanto. Si mantan Kades mengutus orang untuk membeli BBM bersubsidi di sejumlah SPBU yang ada di Magetan bermodalkan surat keterangan dari desa. ‘’Alasan pembeliannya digunakan untuk pompa mengairi sawah,’’ terang polisi dengan dua balok di pundak itu.

BBM tersebut lantas ditimbun di rumah. Jika sudah dirasa penuh, Kusmanto akan menjual ke pihak ketiga. PT Anugrah Satria Samudra diduga rutin menerima BBM hasil penimbunan Kusmanto. Penyidik belum mengklarifikasi manajemen perusahaan tersebut. Rudi memastikan Kusmanto hingga kemarin tidak ditahan. Total sudah empat orang diperiksa. ‘’Keterangan dari perusahaan tersebut penting untuk mengetahui apakah BBM dijual secara bersubsidi atau nonsubsidi,’’ pungkasnya. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button