Ngawi

Efek Corona, Sulit Bendung Panic Buying Masker

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Begitu Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena Covid-2019, masyarakat langsung meresponnya dengan panic buying. Seperti pembelian masker secara berlebihan di sejumlah daerah. Termasuk di Ngawi. ‘’Dari pagi tadi (kemarin, Red) sudah banyak yang tanya. Tapi memang sejak Senin (2/3) stoknya kosong,’’ kata Adela Mustika, distributor peralatan medis di Ngawi, Selasa (3/3).

Dia menyebut harga masker melambung tinggi. Dari sebelumnya hanya Rp 25 ribu, sekarang menjadi Rp 150 ribu per boks. Harga itu dipatok oleh pihak distributor masker. ‘’Kalau sebelumnya banyak yang beli masker untuk dikirim ke luar negeri, sekarang banyak yang nyari untuk kebutuhan pribadi,’’ jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi dr Yudono mengatakan bahwa warga tidak perlu panik menyikapi Covid-2019. Dia menyarankan agar masyarakat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. ‘’Masyarakat tidak perlu heboh dan khawatir. Covid-19 memang mudah menular, tapi dapat dicegah,’’ ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya tak menampik saat ini kebutuhan masker meningkat seiring merebaknya virus korona. Namun, beberapa di antara masyarakat belum mengerti banyak terkait penggunaan masker. ‘’Yang pakai masker cukup yang sakit flu saja,’’ terang Yudono.

Daripada berburu masker, masyarakat disarankan untuk menjaga kesehatan. ‘’Selama imunitas tubuh tinggi tentu tidak akan terjangkit penyakit termasuk Covid-2019,’’ katanya.

Meski begitu, sebagai antisipasi pihaknya telah menyiapkan bentuk penanganan pasien suspect korona. Seperti penyediaan ruang isolasi dan peralatan medis di RSUD dr Soeroto. Sebelum kemudian nanti dirujuk ke RSUD dr Soedono untuk proses observasi. ‘’Sekali lagi, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan dalam menyikapi Covid-2019. Paling penting adalah meningkatkan pola hidup bersih dan sehat,’’ tegas Yudono. (mg1/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button