Advertorial

e-BPHTB Permudah Wajib Pajak

Tarik PPJ, BPPKAD Magetan Gandeng PLN

MAGETANJawa Pos Radar Magetan– Pemkab Magetan melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Magetan terus berupaya memberikan kemudahan bagi wajib pajak (WP). Salah satunya menerapkan pembayaran secara online melalui aplikasi elektronik Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (e-BPHTB) sejak awal 2020. Dengan aplikasi e-BPHTB ini untuk memudahkan para WP, notaris/PPAT, BPN dan BPPKAD dalam menjalankan tugas. ‘’Dengan adanya aplikasi ini, selain meningkatkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak BPHTB, juga akan meminimalisir perselisihan antara WP dengan berbagai pihak terkait,” ungkap Kepala BPPKAD Suci Lestari.

Suci menambahkan, dengan adanya e-BPHTB ini memiliki beberapa keuntungan. Yakni, WP melalui notaris/PPAT dapat mengakses pembayaran secara online, dengan memasukkan berkas sampai dengan nilai pembayaran secara online, sehingga akan lebih transparan dan efisien waktu. Host to host dengan BPN maka kepengurusan sertifikat lebih cepat. Pembayaran juga bisa dilakukan secara online melalui Bank Jatim Mobile Banking. Laporan penerimaan dapat dlihat secara real time melalui sistem CMS Bank Jatim. ‘’Untuk mengurus BPHTB, para WP bisa langsung mengakses aplikasi yang langsung bisa menampilkan ketentuan tarif yang harus dibayar. Setelah WP membayar dan mengunggah bukti pembayaran, maka surat pengesahan BPHTB sudah bisa langsung dicetak,’’ tambahnya.

Selain BPHTB, obyek pajak penyumbang PAD yang cukup besar di Magetan adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang PPJ, dipungut pajak atas penggunaan tenaga listrik. Baik yang dihasilkan sendiri maupun yang diperoleh dari sumber lain. Tarif PPJ berdasarkan pasal 6 pada perda tersebut ditetapkan sebesar 10 persen. Sedangkan tarif pajak terhadap penggunaan tenaga listrik dari sumber lain oleh industri sebesar tiga persen dan penggunaan tenaga listrik yang dihasilkan sendiri, tarif pajak sebesar 1,5 persen. ‘’Untuk penarikan PPJ, Pemkab Magetan bekerja sama dengan PLN yang dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak. Setiap bulan dilakukan rekon data antara BPPKAD dengan PLN untuk mengetahui potensi PPJ di Magetan,’’ jelasnya.

Sementara itu, untuk pembayaran listrik saat ini dapat dilakukan dengan mudah. Selain datang langsung ke loket bisa melalui internet banking, digital payment, PLN Mobile, Mobile Banking, E-commerce dan Pos Giro Mobile. Pembayaran listrik dapatnya dilakukan sebelum tanggal 20 setiap bulannya. Setiap pembayaran tagihan listrik terdapat pajak di dalamnya. ‘’Kami mengharapkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Magetan melalui pembayaran tagihan listrik tepat waktu, sehingga dari pembayaran listrik yang masyarakat bayarkan ada pengenaan PPJ. Terima kasih kepada masyarakat yang telah patuh dalam membayar pajak. Mari bersama-sama membangun Magetan tercinta ini,’’ harapnya. (ebo/fat/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button