Magetan

Durian Setengah Abad, Berbuah Salah Musim

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Sebuah pohon durian milik Saman warga Desa Plangkrongan, Poncol, Magetan, cukup unik. Tanaman berusia lebih dari 50 tahun itu biasa berbuah ketika sedang tidak musim durian pada Januari–Maret. ‘’Kami kurang tahu mengapa pertumbuhannya lambat,’’ kata Tyas Purnomo, perangkat desa setempat, Jumat (23/4).

Waktu panen yang berbeda dibandingkan tempat lain memberi keuntungan pada harga jual di pasaran. Yakni, di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per buah. Saman biasa menjual buah berbau menyengat itu ke tengkulak. Juga pembeli yang datang ke lokasi. ‘’Saat ini sudah berbuah. Tapi masih kecil, belum matang,’’ ujarnya.

Tyas mengatakan, durian Saman di-top working dengan durian lokal Plangkrongan. Satu cabang berbuah lokal dan lainnya Saman. ‘’Warga terus membudidayakannya hingga saat ini,’’ ucapnya. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button