Madiun

Duo Fransisca-Paul Melejit lewat Superlaks Music

Pandemi Gagalkan Agenda Manggung di Tiga Negara

Dipertemukan secara tak sengaja, Fransisca Dhevi dan Candra Paul Irawan tengah menyita perhatian para pencinta musik di tanah air. Lewat kanal Superlaks Music, video cover terbaru duo itu selalu ditunggu ribuan penggemarnya.

ASEP SYAEFUL BACHRI, Jawa Pos Radar Madiun

 

Well open up your mind and see like me

Open up your plans and damn you’re free

Look into your heart and you’ll find love love love love

BAIT lagu I’m Yours itu dibawakan dengan merdu oleh Fransisca Dhevi. Sementara, Candra Paul Irawan asyik mengiringi dengan gitar akustik warna hitam. Keduanya tampil dalam balutan busana kasual dengan latar sebuah bangunan penginapan di salah satu objek wisata Magetan.

Karakter vokal Fransisca yang catchy membuat tembang milik Jason Mraz tersebut terdengar lebih fresh. Tidak salah jika sejak diunggah ke YouTube sekitar setahun lalu, hingga kemarin video itu telah mendulang lebih dari 8 juta viewers. ”Itu video cover kami yang paling banyak ditonton,” kata Fransisca.

Fransisca dan Paul merupakan duo musisi asal Kota Madiun yang mengusung bendera Superlaks. Lewat channel Superlaks Music, keduanya rutin mengunggah lagu cover di YouTube. Mulai tembang kalem seperti Can’t Help Falling in Love-nya Elvis Presley hingga yang nge-beat macam Kiss Me milik Sixpence None The Richer. ‘’Tidak mengira banyak yang suka. Benar-benar di luar ekspektasi,” sebut gadis 23 tahun itu.

Ada yang unik di balik terbentuknya Superlaks. Bermula saat Paul sedang mendapat job mengisi sebuah acara musik di salah satu SMA di Kota Madiun. Namun, mendadak penyanyi yang biasa manggung dengannya berhalangan hadir.

Paul lantas meminta referensi beberapa temannya untuk mencari pengganti. Kala itu, muncul nama Fransisca. ”Akhirnya manggung bareng. Ternyata Mas Paul suka dengan suara saya. Setelah itu, kami sepakat membuat proyek musik bareng,” kenangnya.

Dibantu Lukman Fauzi dan Agus Agatha sebagai tim kreatif, keduanya memulai rekaman Januari tahun lalu. Lagu pertama yang dibawakan adalah Love of My Life-nya Queen. ”Awal-awal di-upload ke YouTube tidak banyak yang nonton,” ungkapnya.

Kanal Superlaks Music mulai menarik perhatian banyak orang setelah rilis video ketiga, cover lagu Creep-nya Radiohead. Apalagi, banyak akun musik yang me-repost hingga sempat viral. ”Setelah itu viewer maupun subscriber perlahan naik,” kata Fransisca.

Fransisca belajar menyanyi secara otodidak sejak kecil. Dia mewarisi bakat sang ibu yang juga piawai beroleh vokal. Pun, sejak duduk di bangku SD dia sering mengikuti lomba. Sementara, sejak SMA Fransisca kerap mengikuti audisi musik, festival, maupun diundang manggung di acara pernikahan. ”Paling suka lagu RnB dan jazz,” ujar alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret Surakarta itu.

Paul sebagai seorang agency talent merasa beruntung bertemu Fransisca karena dinilai yang paling potensial. Bahkan, jika tidak ada pandemi Covid-19, keduanya sudah melakoni tour ke Filipina, Dubai, dan Las Vegas. ”Sudah tanda tangan kontrak dengan salah satu perusaan streaming untuk manggung di sana. Tapi, semua batal. Ya, mau gimana lagi,” kata pria 40 tahun itu.

Paul yang sudah bergelut di dunia musik lebih dari 20 tahun sengaja menata karir Fransisca dari cover lagu terlebih dahulu. Sebab, tren sudah berubah. Jika dulu para musisi fokus membuat lagu dulu agar dilirik label musik besar, saat ini mereka lebih melirik media sosial. ”Sudah ada satu lagu ciptaan kami. Rencananya rilis akhir 2020 atau awal tahun depan,” ujarnya. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close