Ngawi

Dungus Selesai Tahun Depan, Soekarno Urung Dilaksanakan

DLH Kejar Batas Minimal RTH

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab terus berupaya mengejar batas minimal ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH). Sejauh ini, dari total luasan wilayah Ngawi, RTH-nya baru menyentuh kisaran 17-18 persen.  ‘’Seharusnya minimal 20 persen,’’ kata Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi Joko Sutrisno Minggu (25/10).

Joko mengungkapkan, selama ini pihaknya sudah berupaya menambah jumlah RTH dengan cara membangun beberapa spot taman. Namun, keberadaannya belum sesuai harapan. Taman Dungus, misalnya. Progres proyek yang dikerjakan sejak tahun lalu itu baru menyentuh angka kurang dari 50 persen.

Joko menyebut, dari enam zona di Taman Dungus yang telah direncanakan, sejauh ini baru tiga zona yang rampung digarap. Saat ini, pengerjaan menyentuh zona V. ‘’Targetnya memang baru selesai tahun depan,’’ ujarnya.

Taman Soekarno lebih tragis lagi. Pembangunan spot RTH tersebut batal dilakukan tahun ini. Anggaran yang telah disiapkan terpaksa di-refocusing sehingga pelaksanaannya tertunda hingga waktu yang belum ditentukan. ‘’Tahun depan kemungkinan juga belum bisa dibangun, anggarannya tidak ada,’’ ucap Joko.

Joko menambahkan, kalaupun kelak sejumlah taman tersebut telah selesai dibangun, tetap saja belum dapat memenuhi standar minimal 20 persen RTH. Pihaknya perlu menambah beberapa spot lagi. ‘’Kami sudah menggandeng UGM (Universitas Gadjah Mada, Red) untuk mengkaji titik mana saja yang perlu dijadikan RTH,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button