HukumPacitan

Dugaan Rasuah di PD Aneka Usaha Naik ke Penyidikan

PACITAN – Perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Pacitan menaikkan status dari penyelidikan (lidik) ke penyidikan (sidik). ‘’Paling lambat besok (hari ini, Red) kami terbitkan sprindik (surat perintah penyidikan, Red),’’ kata Kepala Kejari Pacitan Adji Ariono, Selasa (2/10).

Itu setelah pihaknya telah menemukan dua alat bukti yang cukup. Yakni, dari keterangan 14 saksi dari pihak PD Aneka Usaha. Mulai karyawan, bendahara, sampai direktur lama dan baru. Bahkan, mantan sekretaris daerah (sekda) Pacitan pun turut dimintai keterangan. ‘’Karena juga terlibat dalam proses penggelontoran dana dari pemda,’’ ujarnya.

Proses penyidikan bakal dimulai secepatnya. Dijadwalkan minggu depan pemanggilan saksi. Pihak yang sebelumnya diperiksa bisa jadi kembali dipanggil lagi. Adji memastikan bakal memanggil saksi lainnya. ‘’Salah satunya saksi ahli. Lembaga yang berwenang menghitung kerugian negara,’’ bebernya.

Gambaran awal kerugian negara akibat rasuah PD Aneka Usaha, kata dia, lumayan besar. Hanya, untuk nominalnya dia memilih menunggu penghitungan ahlinya. Di antaranya Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hingga konsultan keuangan lainnya. ‘’Sudah jadi rahasia umum, anggaran perusda ini mencapai Rp 1 miliar,’’ tuturnya.

Adji juga enggan mengungkap modusnya. Dalihnya, sudah masuk teknis penyidikan. Dia hanya menyebut pelaku melanggar aturan perusahaan hingga membuat negara merugi. ‘’Seperti AD-ART perusahaan  dan lain sebagainya yang tidak dijalankan,’’ jelasnya. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button