Magetan

Dugaan Praktik Pungli Parkir Coreng Citra Sarangan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Bukan destinasi wisata unggulan namanya jika masih ada pungutan liar (pungli). Mencuatnya dugaan praktik pungli oleh oknum petugas dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud) di Telaga Sarangan langsung direspons keras oleh warga setempat. ‘’Di mana pun tempatnya, pungli tidak dapat dibenarkan,’’ kata Lurah Sarangan Prima Suhardi Putra, Kamis (14/10).

Prima terkejut mendapati dugaan praktik pungli mencuat di wilayah yang dia pimpin. Pasalnya, sudah ada aturan main yang jelas mengenai urusan parkir di Sarangan. Area parkir yang disediakan pemkab seharusnya gratis untuk pengunjung. ‘’Tentu tidak boleh ada pungutan di area parkir yang seharusnya gratis,’’ tegasnya.

Prima juga mengetahui ada petugas yang dipekerjakan disparbud di lahan parkir tersebut. Selain warga Sarangan, juga ada warga dari luar kelurahan setempat. Mereka dipekerjakan oleh disparbud. ‘’Harus ditindak, jangan sampai ada lagi. Kalau terus dibiarkan, dapat berdampak buruk bagi pariwisata Sarangan,’’ ungkap Prima. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button