Mejayan

Dua Tersangka Korupsi PBB-P2 Madiun Punya Hubungan Senior-Junior

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Ada fakta menarik di balik tindak pidana korupsi (tipikor) pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Madiun. Dua tersangka kasus rasuah yang merupakan petugas pemungut pajak di Kecamatan Gemarang itu memiliki hubungan jabatan senior dan junior.

Tersangka HD awalnya diberhentikan dari jabatan pemungut pajak di kecamatan setempat. Kemudian, digantikan oleh JS. Kendati demikian, pihak kejaksaan negeri (kejari) menepis adanya kemungkinan kongkalikong di antara keduanya. ‘’Sejauh ini, tidak ada tanda-tanda kalau kedua tersangka semacan kerja sama melakukan tindak pidana korupsi,’’ ujar Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Madiun Purning Dahono Putro, Sabtu (25/9).

Purning mengatakan, modus korupsi dua tersangka itu sama. Yakni, tidak menyetorkan duit hasil pungutan pajak ke bank terkait. Sebaliknya, malah digunakan untuk kepentingan pribadi. ‘’Ada perhatian tersendiri mengenai modus yang sama di jabatan yang sama itu. Yang berbeda tahunnya,’’ ungkapnya.

Dia menyebut, nilai kerugian negara yang ditimbulkan dari perbuatan JS sebesar Rp 150 juta. Nominal tersebut muncul selama JS menjabat petugas pemungut pajak sekitar satu tahun. Sementara, si senior alias HD, dalam rentang 2017 sampai 2019 menilap duit PBB-P2 senilai Rp 89 juta. ‘’Nilai-nilai itu merupakan hasil penghitungan dari inspektorat,’’ jelas Purning.

Kejari melakukan penahanan terhadap HD pada Kamis lalu (23/9). HD digelandang ke Mapolres Madiun sekitar pukul 16.00 usai menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00. Penahanan dilakukan agar tersangka tidak melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti.

Kejari menyita duit Rp 30 juta dari HD. ‘’Satu tersangka lainnya akan segera kami panggil untuk mempertajam dan memperdalam terkait perbuatan korupsinya,’’ ungkap Purning. ‘’Sebenarnya JS kami panggil di hari yang sama dengan HD, tapi tidak datang karena sakit,’’ imbuhnya. (den/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button