Ngawi

Dua PSK Diamankan Satpol PP

Rela Dibayar Goban untuk Sekali Layanan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pandemi Covid-19 tak membuat Boi, 38, dan Pan, 55, menghentikan praktik jual dirinya. Rabu malam (19/8), misalnya, kedua perempuan asal Kecamatan Padas dan Kedunggalar itu berhasil menggaet dua lelaki hidung belang.

Apes, belum sempat menyervis tamunya, kedua pekerja seks komersial (PSK) itu keburu diamankan petugas satpol PP. Boi dan Pan diamankan di tempat biasa mangkal, yakni eks Pasar Legi Ngawi. ‘’Kemudian kami bawa ke kantor,’’ kata Kepala Satpol PP Ngawi Eko Heru Tjahjono Kamis (20/8).

Penangkapan kedua PSK tersebut bermula saat petugas melakukan patroli rutin untuk memantau aktivitas prostitusi di bekas pasar hewan Desa Karangtengah Prandon tersebut. ‘’Kami juga mendapat laporan dari kepala desa setempat bahwa praktik prostitusi masih ada,’’ ujarnya.

Ternyata benar, petugas mendapati Boi dan Pan tertangkap basah sedang bertransaksi dengan pria hidung belang. ‘’Tidak hanya dibina, tapi juga kami berikan peringatan terakhir pada mereka. Jika melakukan lagi akan kami tindak tegas, kalau perlu dibawa ke meja hijau (pengadilan, Red),’’ tegas Heru.

Kepada petugas, kedua PSK tersebut mengaku masih nekat menjajakan layanan esek-esek karena impitan ekonomi. Bahkan, keduanya rela dibayar Rp 50 ribu alias goban untuk sekali layanan. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button