Ngawi

Dua Personel Paskibra Ngawi Ditarik Pemprov

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sepuluh anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) Ngawi terpilih dari proses seleksi terbatas. Mereka bukan hasil penjaringan siswa SMA sederajat di seluruh wilayah, melainkan hanya Ngawi kota.

Pembatasan itu untuk mengurangi risiko persebaran Covid-19. ‘’Kalau tahun lalu hanya tiga personel, kali ini 10,’’ kata Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Hangga Agung Otto Fandian Senin (16/8).

Hangga menyebut, personel paskibra sebetulnya 12 orang. Namun, dua di antaranya ditarik sebagai anggota paskibra Pemprov Jawa Timur. Sepuluh pasukan pengibar Sang Saka Merah Putih itu menjalani pemusatan latihan sejak 4 Agustus lalu. ‘’Satu dari 10 personel sebagai cadangan,’’ ujarnya.

Disparpora mengklaim paskibra siap mengikuti upacara detik-detik proklamasi dan penurunan hari ini. Lokasi upacara bukan di Alun-Alun Merdeka seperti tahun sebelumnya, melainkan halaman Pendapa Wedya Graha. Detik-detik proklamasi dengan menyaksikan upacara dari Istana Negara secara daring. ‘’Personel paskibra tidak dites swab, tapi langsung divaksin,’’ ungkap Hangga. (odi/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button