Ponorogo

Dua Pelajar SD Terciduk Balap Liar di Jalan Suromenggolo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Suara bising knalpot di kawasan Jalan Suromenggolo dipaksa untuk berhenti dini hari Minggu (12/1). Pengendara roda dua yang terindikasi hendak melakukan balap liar itu langsung kalang kabut. Tepatnya setelah petugas dari Polres Ponorogo mendatangi lokasi itu.

Patroli kamtibmas tersebut dimulai Sabtu malam (11/1) sampai Minggu dini hari. Petugas menyisir sejumlah lokasi yang dianggap rawan menjadi arena balap liar. Seperti di Jalan Juanda, Jalan Suromenggolo, dan kawasan alun-alun Ponorogo.

Sebelum petugas tiba di sejumlah kawasan tersebut, banyak remaja yang berkumpul di sisi jalan. Sebagian menghidupkan sepeda motor dengan suara knalpot yang memekakkan telinga. Namun, begitu petugas tiba di lokasi, mereka langsung semburat.

Hasilnya, 35 pemuda yang diduga menjadi joki balap liar diamankan. Sebelas orang dari Jeruksing, sisanya dari Jalan Suromenggolo dan alun-alun. Sepeda motor yang mereka pakai untuk kebut-kebutan ditahan sementara. Mereka juga dikenai sanksi tilang sekaligus diberi pembinaan. ‘’Semua yang diamankan itu masih di bawah umur,’’ kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo Iptu Agus Syaiful Bachri.

Bahkan, saat dilakukan pemeriksaan terdapat dua pelajar SD yang tertangkap dalam razia balap liar tersebut. Mereka mengaku sekadar ikut-ikutan. Untuk pengambilan sepeda motor, Agus menyertakan sejumlah syarat. Seperti kondisi motor yang sudah dimodifikasi dikembalikan seperti bentuk standarnya. ‘’Saat mengambilnya juga harus didampingi orang tua serta diwajibkan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan,’’ terangnya. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close