Madiun

Dua Pasien Kota Madiun Sembuh setelah Isolasi Sepuluh Hari

Sehari Tambah Tiga Kasus Baru

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Covid-19 di Kota Madiun tembus 67 kasus. Selasa (25/8) Pemkot Madiun mengumumkan penambahan tiga kasus baru dan dua pasien sembuh.

Pasien nomor 65 berinisial GEP, laki-laki 31 tahun asal Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo. Dia terlacak kontak erat dengan pasien nomor 46 berinisial MY asal Oro-oro Ombo, Kartoharjo. Setelah pasien nomor 46 dinyatakan konfirmasi positif Covid-19 pada 15 Agustus lalu, pasien nomor 65 menjalani rapid test antibody dengan hasil reaktif. Selanjutnya menjalani swab test dengan hasil konfirmasi positif Covid-19. ‘’Pasien nomor 65 ini tergolong asimtomatik (tanpa gejala, Red). Sekarang isolasi mandiri di rumah,’’ kata Kabid Pengelolaan TIK Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah.

Pasien nomor 66 berinisial EP, perempuan 59 tahun asal Kelurahan/Kecamatan Taman. EP memiliki riwayat degeneratif dan menjalani pengobatan rutin. Akhir bulan lalu sempat mengeluhkan mual dan pilek. Selanjutnya berobat ke dokter praktik swasta. Pertengahan bulan ini, EP menjalani rapid test antibody untuk keperluan mengurus rujukan berobat ke RS di Jogjakarta. Hasil pemeriksaan tes cepat dinyatakan reaktif. Selanjutnya swab test dengan hasil konfirmasi positif. ‘’Saat ini menjalani perawatan di ruang isolasi RS di Jogjakarta,’’ lanjut Aflah.

Pasien nomor 67 berinisial S, laki-laki 75 tahun, juga berasal dari Oro-oro Ombo. S mengeluh sakit dan memeriksakan diri ke salah satu RS swasta di Kota Madiun. Menjalani rapid test antibody sebagai persyaratan rawat inap dan dinyatakan reaktif. Dari hasil itu, yang bersangkutan swab test dan terkonfirmasi positif. ‘’Sekarang isolasi di RSUD dr Soedono Madiun,’’ ungkapnya.

Di saat bersamaan, dua pasien dinyatakan sembuh. Pasien nomor 44 berinisial LN, perempuan usia 51 tahun asal Tawangrejo, Kartoharjo. Dia terlacak kontak erat dengan pasien nomor 36. LN sembuh setelah isolasi mandiri selama 10 hari sejak terkonfirmasi positif pada 15 Agustus lalu. Satu kesembuhan lain yakni pasien nomor 45 yang juga isolasi mandiri selama 10 hari sejak terkonfirmasi 15 Agustus. Pasien berinisial H, perempuan 23 tahun asal Demangan, Taman, itu kontak erat dengan pasien 28 dan 38. Dari fluktuasi kasus Covid-19 ini, 40 pasien telah sembuh, 14 menjalani perawatan, 11 isolasi mandiri, dan 2 meninggal dunia.  (kid/c1/fin)

Pegawai Positif Itu Tak Bertugas di Stasiun

PT KAI Daop VII Madiun memastikan perjalanan menggunakan kereta api tetap aman.  Meskipun salah satu pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. Pegawai berinisial HB, warga Sumberejo, Kecamatan/Kabupaten Madiun, itu merupakan staf pelaksana di salah satu unit kantor PT KAI Daop Madiun di Jalan Kompol Sunaryo. ‘’Penumpang kereta api tak perlu khawatir, karena yang bersangkutan bukan petugas stasiun,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko Selasa (25/8).

Sejak 15 Agustus lalu banyak pegawai PT KAI Daop VII yang melakukan work form home (WfH), termasuk HB. Kemudian HB berinisiatif melakukan rapid test mandiri. Hasilnya reaktif dan langsung dilaporkan ke gugus tugas internal PT KAI Daop VII untuk dilanjutkan swab test oleh Tim Gugus Tugas Pemkab Madiun. ‘’Setelah swab test terkonfirmasi positif. Saat ini HB menjalani perawatan di RSUD Dolopo,” terangnya.

PT KAI Daop VII bakal melakukan tes cepat secara bertahap. Pun, sejak awal pandemi perusahaan kereta api ini telah menjalankan protokol kesehatan bagi seluruh pegawai. Wajib mengenakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak saat berada di kantor. Pun, di setiap unit disediakan sarana penyanitasi tangan. Setiap pegawai yang terdeteksi bersuhu badan tinggi disarankan tidak masuk kantor. Bahkan, kebijakan baru, setiap tamu dari luar harus mempunyai bukti surat bebas Covid-19. ”Setiap awal pekan pun seluruh pegawai juga diasesmen. Diminta mengisi data riwayat perjalanan untuk deteksi dini Covid-19,’’ ungkap Ixfan.

Sejak 20 Agustus lalu terjadi kenaikan penumpang kereta api sebanyak 15 persen (124.479 orang). PT KAI juga telah mengoperasikan 12 kereta api dan mengaktifkan kembali 28 jadwal perjalanan pada hari tertentu. ‘’Setiap penumpang kereta api wajib memiliki surat keterangan bebas Covid-19,’’ pungkasnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button