Madiun

Dua Nakes RS Swasta Kota Madiun Positif Korona

Tambah Empat Kasus Baru, Sembuh Satu

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua tenaga kesehatan (nakes) kembali terpapar Covid-19. Bersamaan dengan dua kasus baru lain serta satu pasien sembuh Kamis (20/8).

Total penambahan kasus baru sebanyak empat pasien. Yakni, pasien nomor 56-59. Pasien nomor 56 dan 57 merupakan nakes yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Kota Madiun. Pasien nomor 56 berinisial SYS, laki-laki 23 tahun, asal Kelurahan Madiun Lor, Manguharjo. Yang bersangkutan sempat kontak erat dengan pasien konfirmasi asal Kabupaten Madiun.

SYS sempat menjalani rapid test antibody dua kali sebagai syarat bepergian ke Jogjakarta. Hasilnya dinyatakan nonreaktif. Namun, karena termasuk kategori kontak erat pasien konfirmasi dalam tracing (pelacakan) yang dilakukan petugas, SYS mengikuti pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). ‘’Hari ini (kemarin, Red) hasilnya keluar, terkonfirmasi positif Covid-19,’’ kata Kabid Pengelolaan TIK Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah.

Saat ini SYS menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit tempatnya bekerja. Kondisinya tanpa keluhan dan gejala. Petugas telah melakukan tracing terhadap kontak erat dan kerabat di Jogjakarta. ‘’Kondisi tidak ada keluhan,’’ sebutnya.

Seorang nakes lain yang juga bekerja di RS swasta yakni pasien nomor 57. Berinisial LWIS, perempuan 27 tahun asal Kelurahan Kejuron, Kartoharjo. LWIS juga kontak erat dengan pasien konfirmasi Kabupaten Madiun akhir bulan lalu. Pascakontak, LWIS tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak mengalami gejala maupun keluhan kesehatan. ‘’Masih beraktivitas seperti biasa,’’ ungkap Aflah.

Setelah pasien yang ditanganinya dinyatakan terkonfirmasi dan meninggal dunia, LWIS mengikuti pemeriksaan PCR. Hasilnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 kemarin. ‘’Sama. Yang bersangkutan saat ini dirawat di ruang isolasi RS tempat bekerja dengan kondisi tidak ada keluhan,’’ terangnya.

Pasien nomor 58 berinisial GEK, laki-laki 43 tahun asal Kelurahan Pilangbango, Kartoharjo. Kepada petugas, GEK memberikan keterangan tidak memiliki riwayat bepergian ke luar kota. Pun tidak kedatangan tamu dari luar daerah. Namun, awal bulan lalu yang bersangkutan mengeluh sesak dan nyeri di ulu hati. ‘’Kemudian periksa ke RS swasta di Kota Madiun,’’ tuturnya.

Selanjutnya dilakukan rapid test antibody di RS tersebut dengan hasil reaktif. Pun menjalani pemeriksaan PCR dan dinyatakan konfirmasi positif kemarin. GEK memang memiliki penyakit degeneratif dan rutin kontrol ke RS setahun terakhir. ‘’Tidak ke luar kota maupun kedatangan tamu dari luar kota,’’ urai Aflah.

Hasil tracing, petugas mendeteksi dua orang kontak erat dan telah dilakukan rapid test antibody. Hasilnya nonreaktif. Saat ini pasien tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah dengan kondisi tanpa gejala atau keluhan. ‘’Isolasi mandiri di rumah,’’ ujarnya.

Kasus terakhir pasien nomor 59 berinisial AS, laki-laki usia 26 tahun asal Kelurahan Pangongan, Manguharjo. Sama dengan pasien sebelumnya, AS tidak memiliki riwayat bepergian maupun menerima tamu dari luar kota. Pun tidak kontak erat dengan pasien konfirmasi. Namun, awal bulan ini AS mengeluh sakit kepala, lemas, dan batuk. ‘’Memeriksakan diri ke salah satu RS pemerintah di Kota Madiun,’’ tuturnya.

AS menjalani rapid test antibody dengan hasil reaktif. Selanjutnya menjalani swab test di RSUD Kota Madiun dengan hasil konfirmasi positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan isolasi mandiri di rumah meskipun masih mengalami keluhan batuk. Pun yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit paru dua tahun terakhir.

Sementara satu pasien dinyatakan sembuh yakni pasien nomor 36 yang menjalani perawatan di rumah selama 14 hari sejak terkonfirmasi positif Covid-19 pada 6 Agustus lalu. Seperti diketahui, pasien berinisial ZA, laki-laki 55 tahun, itu terpapar Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke Surabaya bersama kasus konfirmasi asal Ponorogo pada 12 Juli lalu. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button