Pacitan

Dua Lembaga Sekolah Terdampak Proyek Waduk Berharap Segera Punya Gedung Baru

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pembebasan lahan relokasi SDN Karanggede 2 dan SMPN 4 Arjosari Satu Atap masih gelap. Kedua lembaga pendidikan terdampak waduk Tukul itu pun dirundung kekhawatiran. Sebab, hingga kini proses pembebasan lahan tak kunjung usai. ‘’Batas permohonan menempati gedung sampai Desember,’’ kata Kepala SDN Karanggede 2 Aminudin Minggu (4/8).

Aminudin tidak tahu-menahu soal itu. Pihaknya sekadar manut kata pemkab setempat. Setahunya, para pemilik lahan belum sepakat dengan nominal ganti rugi yang ditawarkan. ‘’Yang jelas, kami mendapat surat pemberitahuan dari dinas pendidikan kalau izin menempati gedung untuk KBM (kegiatan belajar-mengajar, Red) berakhir Desember,’’ ungkapnya.

Tinggal lima bulan masa permohonan dari pemkab kepada pihak pemilik proyek waduk untuk menempati gedung sekolah. Pihak sekolah khawatir setelah Desember gedung sekolah baru belum ada. Kendati demikian, tidak banyak yang bisa dilakukan. Aminudin hanya berharap bisa segera terselesaikan. ‘’Kalau sekolah baru belum ada, mau dikemanakan anak-anak nanti,’’ ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Sar Setyo Utomo mengatakan bahwa mekanisme pembebasan lahan butuh proses panjang. Pun setiap tahap mesti dilakukan hati-hati. Di samping melibatkan banyak pihak, juga menghindari kesandung masalah hukum. ‘’Masih dalam proses, menunggu penilaian appraisal,’’ katanya.

Menurut Setyo, tanggung jawab DPKPP bertalian dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Dinas pendidikan (dindik) setempat tidak akan bisa memulai pembanguan gedung sekolah sebelum pembebasan lahan klir. Setyo mengklaim pihaknya sudah berulang kali meminta kepada appraisal (KJPP Sih Wiryono Solo) agar penilaian disegerakan. Namun, hasil penilaian appraisal sebagai patokan ganti rugi pembebasan lahan tak kunjung diketahui nominalnya. ‘’Minggu-minggu ini diharapkan proses pembebasan lahan selesai,’’ pungkas Setyo. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button