Laka LantasMadiun

Dua Laka Lantas Kurang dari 10 Jam, Libatkan 4 Kendaraan, Seorang Korban Tewas

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Jalan Raya Madiun-Surabaya, masuk wilayah Kecamatan Balerejo, masih jadi momok. Dua kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi kurang dari 10 jam. Pertama, pukul 21.30 Sabtu (22/5), antara motor dengan truk yang berakibat pemotor meninggal di lokasi. Kedua, melibatkan bus Sugeng Rahayu dengan pikap bok pukul 07.00 kemarin (23/5). ‘’Dua laka lantas itu sama-sama tabrak depan,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Nanang Setyawan, Minggu (23/5).

Laka lantas antara bus dengan pikap terjadi di ruas jalan masuk Desa Jerukgulung, Balerejo. Bermula ketika bus Sugeng Rahayu W 9804 UZ yang dikemudikan Agung Martanto, 40, warga Desa Jengglongan, Plesungan Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, melaju kencang dari timur menuju barat.

Di tempat kejadian perkara (TKP), bus mendahului mobil searah. Nahas, saat bersamaan melaju tak kalah kencang pikap W 8744 NZ yang dikemudikan Masruby Anggriawan, 31, warga Desa Sumbergandu, Berbek, Nganjuk, dari arah berlawanan. Adu moncong pun tak terelakkan. ‘’Jarak antara dua kendaraan sudah terlalu dekat,’’ ungkapnya.

Dua kendaraan rusak parah. Bagian depan dan samping kanan bus penyok. Kaca di bagian tersebut juga pecah. Sementara pikap ringsek di bagian yang sama. Sopir pikap putih sempat terjepit di ruang kemudi. Nyawanya terselamatkan setelah mendapat pertolongan warga yang melarikan ke rumah sakit terdekat.

Kanitlaka menyebut, sopir pikap bak mendapat keajaiban. Menilik kerusakan pada kendaraan yang dikemudikan. ‘’Sopir pikap sempat terjepit. Beruntung tidak patah kaki meskipun mengakami luka cukup serius,’’ bebernya.

Sementara dalam insiden sebelumnya, pemotor yang terlibat laka dengan truk boks di ruas jalan masuk Desa Garon, Balerejo, tewas. Yakni, Dedy Sumey, 42, warga Manisrejo, Taman, Kota Madiun. Pengendara Yamaha Vixion AE 5710 BS itu tabrakan dengan truk boks AG 8032 V yang dikemudikan Agus Harianto, 43, warga Desa Tertek, Pare, Kediri. ‘’Pengendara motor meninggal dunia di TKP,’’ terang Nanang.

Insiden maut itu bermula saat pengendara motor berjalan dari timur ke barat. Di tikungan Garon, manuver pemotor kelewat memakan jalan alias terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan berjalan truk boks dari arah berlawanan. Tabrakan kedua kendaraan itu tidak terhindarkan. ‘’TKP laka ini di tikungan, markah jalan lurus warna kuning,’’ ungkapnya.

Aparat kepolisian masih mendalami dua laka lantas itu. Empat kendaraan yang terlibat dalam dua insiden tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. ‘’Secepatnya akan kami lakukan tindak lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,’’ janjinya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button