features

Dua Kali Terpapar Tak Lunturkan Dedikasi Ahmad Rawat Pasien Korona

Tenaga kesehatan merupakan salah satu kelompok berisiko tinggi terpapar Covid-19. Bahkan, Ahmad Wahyudi sempat dua kali terkonfirmasi positif. Kendati demikian, perawat UGD RS Soedono itu tidak lantas kapok melakoni tugas merawat pasien korona.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

NOVEMBER 2020. Ahmad Wahyudi masih ingat betul pada bulan itu namanya masuk daftar tracing setelah seorang rekannya sesama perawat UGD RS Soedono terpapar Covid-19. Hasil pengetesan, dia serta enam perawat lainnya dinyatakan positif. ”Bisa dikatakan kami tenaga kesehatan Soedono generasi pertama yang terpapar,” ujarnya.

Sebelum terkonfirmasi positif, kala itu Ahmad merasakan kondisi tidak enak badan, pilek, dan kehilangan indra penciuman. Pun, selama menjalani isolasi di rumah sakit sempat dilanda stres. Juga khawatir anggota keluarganya tertular.

Ternyata kekhawatirannya tidak terbukti. Anggota keluarganya tidak ada yang tertular. Namun, dua pekan setelah menjalani isolasi di rumah sakit dan dinyatakan sembuh, giliran istrinya yang terkonfirmasi positif. ‘’Waktu itu saya masih dalam kondisi long Covid. Belum bisa membau. Hanya bisa mencium aroma minyak kayu putih,” kenangnya.

Pasca sang istri sembuh, dua bulan berselang Ahmad kembali dinyatakan positif Covid-19. Namun, kali ini hanya bergejala ringan. ‘’Jadi, saya dan istri cuma menjalani isolasi di rumah. Tidak begitu stres seperti pertama terkena korona,” tutur warga Desa Pagotan, Geger, Kabupaten Madiun, itu.

Setelah keduanya sembuh, tidak lama berselang istrinya yang juga seorang tenaga kesehatan kembali terpapar. Kemudian, disusul ayah dan anaknya. ”Bersyukur bisa melewati masa-masa itu,” ucap Ahmad sembari menyebut sejak Covid-19 mewabah sebenarnya selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Di luar risiko terpapar, suami Evi Agustiningtyas itu merasakan hikmah lain di balik pandemi korona. Mulai menolong pasien, mendapat ilmu baru mengenai kesehatan, hingga tim semakin kompak dan saling menyemangati. ‘’Selama ini hiburannya ya kumpul dengan keluarga,’’ ungkap pria 35 tahun itu. ‘’Untuk menjaga imunitas, saya rutin minum vitamin C dan madu,” imbuhnya. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button