Madiun

Dua Kali Pemeriksaan Karyawan PT DMA Habiskan 1.630 Alat Tes Cepat

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ribuan alat tes cepat Covid-19 Pemkab Madiun terpakai untuk membendung penularan korona di PT Digjaya Mulia Abadi (DMA). Namun, pemeriksaan rapid test terhadap 815 orang pabrik keretek itu belum termasuk jajaran manajemen.

Tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 hanya memeriksa para karyawan mitra kerja PT HM Sampoerna, Surabaya, tersebut. ‘’Dua kali rapid test ini hanya bagi pekerja,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Amam Santosa Kamis (4/6).

Amam menjelaskan, jajaran manajemen bisa melakukan tes cepat mandiri yang difasilitasi perusahaan. Bahkan, bisa lebih komprehensif dibandingkan yang dilakukan pihaknya. ‘’Kalaupun ada mobilitas manajemen, mungkin di sana (Sampoerna, Red) sudah lebih ketat pemeriksaannya,’’ ujarnya.

Tes cepat tahap kedua kepada 815 karyawan PT DMA dilakukan kemarin. Kegiatan serupa digelar akhir bulan lalu dengan jumlah karyawan sama. Hasil rapid test tahap pertama itu nonreaktif. Diagnostik dilakukan menyusul temuan satu pasien positif yang merupakan mandor pabrik itu 27 Mei lalu. ‘’Hasil rapid test tahap dua belum keluar,’’ kata Amam.

Sebanyak 1.630 rapid test terpakai untuk memeriksa dua kali ratusan karyawan PT DMA. Atau sekitar 30 persen dari total 5.000 unit hasil pengadaan dinkes awal Mei lalu. Amam kurang tahu sisa alat rapid test saat ini. ‘’Informasi bidang SDK (sumber daya kesehatan, Red), alat yang dipakai hari ini (kemarin) merupakan stok terakhir,’’ ungkapnya.

Direktur Utama PT DMA Tjandra Kanugrahan menyebut, ada 18 orang dalam struktur manajemen. Namun, interaksi atau mobilitas ke pihak Sampoerna tidak tinggi. ‘’Barang produksi yang dikirim dari sana sudah diawasi dan diperiksa ketat. Petugas Sampoerna yang di sini, tinggalnya juga di Madiun,’’ ujarnya.

PT DMA berencana melakukan pemeriksaan mandiri terhadap para manajemen pekan ini. ‘’Para karyawan sudah masuk normal,’’ kata Tjandra. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close