Madiun

Dua Investor Lirik Lahan Nganggur 2,4 Hektare di MUS

Pengelola Pilih Jadikan Opsi Cadangan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Lahan nganggur seluas 2,4 hektare di Madiun Umbul Square (MUS) sejatinya dilirik dua investor. Kendati demikian, pihak pengelola memilih keterlibatan pihak ketiga itu sebagai opsi cadangan. ”Sebisa mungkin Umbul dikelola secara mandiri,” kata Direktur MUS Afri Handoko Minggu (9/2).

Afri menuturkan, ada dua investor yang telah melakukan pendekatan untuk memanfaatkan lahan hibah dari provinsi tersebut. Satu investor sekadar tanya-tanya melalui telepon. Sedangkan satunya lagi bertandang langsung ke MUS. ”Investor dari Surabaya dan Jakarta,” sebutnya.

Afri belum bisa berkomentar banyak mengenai dua investor tersebut. Baik besaran investasi yang ditawarkan maupun kelanjutan ke depannya. Menurutnya, hal itu masih perlu dikoordinasikan dengan dinas teknis terkait untuk penerapan pengelolaan bersistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) swasta. ”Sebenarnya kami belum intens untuk KPBU itu meskipun sudah mendapat lampu hijau dari pimpinan,” bebernya.

Afri menyebut, sistem KPBU merupakan opsi terakhir. Pilihan tersebut bakal diambil jika pengajuan dana pembangunan ke pemprov dan pusat tidak terealisasi. Pihaknya telah mengajukan usulan terkait pemanfaatan lahan 2,4 hektare itu ke provinsi dan pusat. ”Harapannya bisa terkabul di PAK (perubahan anggaran keuangan, Red) tahun ini,” ujar Afri.

Ya, manajemen MUS telah mendapat lampu hijau dari bupati untuk menerapkan sistem KPBU. Yakni, bekerja sama dengan pihak swasta untuk memanfaatkan lahan 2,4 hektare yang sampai saat ini hanya dimanfaatkan sebagai area parkir. Padahal, sesuai detail engineering design (DED), diperuntukkan sebagai penunjang dan pengembangan wisata.

Pengembangan itu antara lain perluasan minizoo, penyempurnaan water boom, etalase untuk memamerkan produk daerah, serta hotel. ”Intinya, kami tidak menolak investor. Tapi, selagi ada peluang yang bisa dimanfaatkan dari provinsi atau pusat, kerja sama dengan investor jadi opsi terakhir,” pungkasnya. (den/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close