MagetanPeristiwa

Dua Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Ngancar

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Niat kedua bocah sekolah dasar (SD) warga Kelurahan/Kecamatan Kawedanan, Magetan, bermain dan mandi di Sungai Ngancar berakhir tragis. Radit, 9, siswa kelas III dan Hendra, 10, kelas IV SD tewas tenggelam pada Sabtu (24/8) sore.

Berdasar informasi yang dihimpun, dua bocah tersebut bermain di sekitar Sungai Ngancar bersama dua teman lainnya, Ajib dan Nabig sekitar pukul 16.00. Jarak sungai dengan rumah korban sekitar 800 meter.

Setelah sampai di pinggiran sungai mereka bermain dan mandi bersama. Tak berselang lama kemudian petaka itu datang. Radit dan Hendra terjerembab ke arus sungai dalam. Mendapati temannya tenggelam, Ajib kemudian mencari perolongan. Sedangkan, Nabig hanya bisa menunggu di pinggir sungai sambil memastikan kondisi temannya yang terapung di air masih bernyawa tanpa bisa berbuat banyak karena tidak dapat berenang.

Salah seorang warga setempat yang mendapat laporan Ajib bahwa ada bocah tenggelam langsung bergegas menuju ke Sungai Ngancar. Begitu sesampainya di lokasi kejadian, Agus seketika mencemburkan diri ke sungai berusaha menolong Radit dan Hendra.

Oleh Agus dengan dibantu oleh warga lainnya, kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Kawedanan karena masih terasa detak jantungnya. Meskipun saat itu mereka dalam kondisi tidak sadarkan diri. “Setelah sempat dirawat nyawa korban akhirnya tidak tertolong. Keduanya meninggal dunia,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra. (fat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close