Madiun

DPUTR Desak PT Rajawali Raya Surati PLN Terkait Pemindahan Tiang Listrik di Jalan Kapuas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun meminta PT Rajawali Raya tak tinggal diam. Pihak ketiga pemenang tender Rp 10 miliar itu diminta segera melayangkan surat permohonan ke PLN. Agar pemindahan belasan tiang listrik selepas pemasangan box culvert dan pelebaran jalan lekas tuntas.

Kabid Bina Marga DPUTR Kota Madiun Thariq Megah memastikan pemindahan itu menjadi satu bagian dari paket pekerjaan di Jalan Kapuas dan Kampar. ‘’Kami masih menunggu surat dari pihak ketiga,’’ katanya.

Di awal pekerjaan, DPUTR telah mengumpulkan berbagai pihak terkait. Mulai warga di sekitar Jalan Kapuas dan Kampar, PLN, Telkom, hingga PDAM. Membahas terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut. Pertemuan itu sekaligus mengantisipasi adanya hal-hal di luar perencanaan. Misalnya, tiang listrik, kebocoran pipa PDAM saat proses penggalian, ataupun lainnya. Sehingga dapat berkoordinasi mengatasi permasalahan yang ada. ‘’Kalau rekomendasi hasil perencanaan tetap dari pihak kami,’’ ujarnya.

Agar tidak mengganggu pengguna jalan, tiang listrik bakal dipindah ke sisi paling luar trotoar. Juga, disamakan dengan tiang listrik yang letaknya sudah ideal. ‘’Surat dikirim dari pihak ketiga, kami mengawasi,’’ sambung Thariq.

Seperti diketahui, belasan tiang listrik masih menjorok ke tengah jalan. Diperkirakan setengah meter dari sisi paling luar trotoar. Dikarenakan jalan dilebarkan 0,5-1 meter. Sehingga lebar jalan yang semula empat meter berubah menjadi 4,5-5 meter. Pun dibangun trotoar selebar 1,5-2,5 meter di atas box culvert kanan dan kiri jalan. Total volume pekerjaan di dua jalan itu sepanjang 1.050 meter. Terbagi 470 meter di Kapuas dan 580 meter di Kampar. ‘’Perbaikan itu untuk mencegah banjir saat penghujan. Sekaligus memfasilitasi pejalan dan melancarkan arus lalu lintas,’’ bebernya.

Humas PLN UP3 Madiun Bintara Toa Situmorang masih menunggu surat dari pemohon terkait pemindahan tiang listrik di Jalan Kapuas. Sebab, sesuai mekanisme, pemindahan tiang listrik diawali dengan surat dari pemohon. Barulah setelah itu, pihaknya survei lapangan. ‘’Termasuk menghitung pembiayaan untuk pemindahan,’’ kata Bintara.

Bintara menyebut, pembiayaan murni untuk pemindahan. Termasuk jika kondisi tiang sudah keropos, pemohon harus menanggung biaya ganti tiang baru. Sejauh ini DPUTR kota setempat mengajukan permohonan pemindahan tiang listrik di Jalan Setia Budi. ‘’Jalan Kapuas belum ada, kami masih menunggu dari pemohon,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button