AdvertorialNgawi

DPRD Ngawi Dorong OPD Pacu Serapan Anggaran

NGAWI – Setelah disibukkan dengan kegiatan pemilu beberapa hari lalu, DPRD Ngawi kembali tancap gas. Beberapa agenda yang belum sempat digelar mulai dijalankan kembali. Salah satunya rapat kerja dengan mitra kerja masing-masing. ‘’Sebenarnya tidak ada hal yang krusial, tapi ada beberapa yang perlu dibahas,’’ kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Ngawi Yuwono Kartiko kemarin (6/5).

King –sapaan akrab Yuwono Kartiko- mengungkapkan, kemarin pihaknya sengaja mengundang dua mitra kerja sekaligus. Yaki, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) serta Badan Keuangan Daerah (BKD) Ngawi. ‘’Ada dua poin yang menjadi pokok pembahasan,’’ sebut King.

Pembahasan dengan disparpora adalah seputar tindak lanjut rancangan peraturan daerah (ranperda) kepemudaan yang diinisiasi dewan. Kemarin pihaknya meminta penjelasan dari OPD terkait mengenai beberapa hal terkait kepemudaan di Ngawi. Salah satunya definisi organisasi kepemudaan. Selain itu, kejelasan mengenai upaya-upaya pemberdayaan yang berbasis kepemudaan. ‘’Supaya jelas dan tidak terjadi tumpang tindih (upaya pemberdayaan) dengan OPD lain,’’ ungkapnya.

Sedangkan agenda raker dengan BKD Ngawi lebih mengarah pada evaluasi serapan anggaran setiap OPD pada semester awal 2019. King menyebut, sejauh ini serapan masih rendah. Namun, pihak BKD menilai masih wajar dan sudah didasarkan pada payung hukum yang ada.

Kendati demikian, pihaknya tetap mendorong supaya serapannya ditingkatkan. Sebab, jika serapan dibiarkan rendah dikhawatirkan berdampak pada kinerja OPD maupun pelayanan kepada masyarakat. ‘’Makanya kami dorong supaya anggarannya diserap sesuai target,’’ tuturnya.

King menambahkan, raker bersama disparpora dan BKD kemarin bukan yang terakhir. Pekan ini pihaknya mengagendakan raker lagi dengan dua OPD lainnya yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DinkopUM) dan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi. (tif/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close