AdvertorialMadiun

DPRD Kota Madiun Dukung Program Pengadaan Laptop

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengadaan laptop bagi siswa SD dan SMP menjadi program prioritas Pemkot Madiun tahun depan. Bahkan, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) telah mem-plotting kebutuhan biaya pengadaan tersebut sekitar Rp 51 miliar dalam R-APBD 2020.

Sebagai langkah awal, Rabu lalu (16/10) seluruh anggota DPRD Kota Madiun beserta eksekutif terbang langsung ke Badung untuk mencari informasi terkait pelaksanaan program tersebut. Sebab, mereka dianggap telah berhasil menerapkan pembelajaran digitalisasi menggunakan laptop bagi siswa SD dan SMP.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengatakan, kunjungan ke Badung bertujuan agar program pengadaan laptop yang dijalankan oleh pemkot bisa berjalan lancar. Baik dari proses perencanaan, pengimplementasian, hingga sisi manfaatnya dapat dirasakan bagi perkembangan peserta didik. ‘’Ada korelasinya terhadap perkembangan peserta didik. Seperti siswa di SMPN 1 Badung, secara prestasi capaiannya bagus,’’ katanya.

Dia berharap model implementasi itu bisa dicontoh oleh pemkot supaya dapat meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Kota Madiun. Namun demikian, Istono mengingatkan kepada pihak eksekutif untuk menyiapkan berbagai sarana dan prasarananya. ‘’Terutama dari sisi SDM guru. Perlu ada pemahaman lebih detail terhadap program ini. Tapi, prinsipnya mereka siap,’’ ujar politisi Partai Demokrat itu.

Istono memastikan seluruh anggota DPRD akan ikut membantu dari sisi pengawasan terkait pelaksanaan program tersebut. Apalagi, kegiatan pengadaan laptop itu sudah masuk dalam KUA-PPAS 2020. ‘’Tentu akan kami dukung. Tinggal sekarang jangan sampai pada sisi pelaksanaannya berimplikasi pada masalah hukum,’’ terangnya.

Menurutnya, persoalan itu yang harus menjadi perhatian. Oleh karenanya, dia menyarankan kepada pemkot untuk mengikuti aturan yang berlaku sejak penyusunan perencanaan hingga pelaksanaan program tersebut. ‘’Kami juga rekomendasikan kepada pemkot untuk mengajak pihak kejaksaan serta polres guna membantu mengawal jalannya program itu,’’ tutur Istono.

Selain seluruh anggota DPRD, kunjungan kerja (kunker) ke Badung juga ditemani oleh Wawali Inda Raya beserta beberapa pejabat pemkot lainnya. Seperti Kepala Bappeda Totok Sugiarto, Kabag Adbang Sulistianti, Sekretaris DPRD Misdi, dan Kepala Dinas Pendidikan Heri Wasana. (her/c1/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button