Madiun

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Madiun Mulai Bangun Jalan Rintisan Peceland

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot tak mau berlama-lama rehat membangun Kota Madiun bersamaan momen Idul Fitri. Pemkot memastikan pasca-Lebaran bakal memfokuskan pembangunan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Lapak UMKM di 27 kelurahan ditargetkan siap setelah digelontor anggaran tahap dua senilai Rp 7,13 miliar.

Kesiapan itu didasari keinginan Wali Kota Maidi agar tahun depan di Kota Madiun muncul seribu UMKM baru. Apalagi, lapak UMKM kelurahan telah difasilitasi lumbung pangan kerja sama dengan Bulog untuk mewujudkan kelurahan mandiri. ‘’Setelah Lebaran langsung tancap gas ekonomi,’’ kata Maidi, Senin (17/5).

Maidi menuturkan, pemulihan ekonomi menjadi skala prioritas. Selain lapak UMKM, tahun ini bakal dimulai pengembangan Pahlawan Street Center (PSC) dikoneksikan dengan Jalan Panglima Sudirman dan Jawa. ‘’Sifatnya pertumbuhan ekonomi kita tancap gas, jalan dan lampu rusak kita benahi,’’ ujarnya.

Jalan Cokroaminoto yang diproyeksikan sebagai kawasan kuliner juga bakal dikebut. Pembangunan Peceland dimulai tahun ini dengan pembangunan Jalan Tirta Jaya sebagai askes tembus menuju lokasi. Pun, ring road timur (RRT) tetap berlanjut. ‘’Kelanjutan Peceland tetap berjalan. Ada anggaran jalan, jembatan, kavling tanaman. Bulan depan jalan. Ini masih dalam lelang,’’ ungkapnya.

Maidi mengakui, pandemi Covid-19 memukul berbagai sektor. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi Kota Madiun yang tertekan hingga mencapai minus 3,39. Melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar minus 2,39 persen. Meski begitu, harapan dan semangat tak boleh putus. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button