AdvertorialNgawi

DLH Minta Warga Jaga Ekosistem Taman Candi

Larang Aktivitas Penangkapan Ikan Ilegal di Kali Mati

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ini peringatan keras Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi. OPD tersebut melarang warga menangkap ikan dengan cara ilegal seperti menembak, menyetrum, maupun menebar racun di Kali Mati, Taman Candi, Desa Beran. ‘’Dasar hukumnya Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum,’’ kata Kabid Tata Lingkungan DLH Ngawi Joko Sutrisno kemarin (20/11).

Joko menjelaskan bahwa selain melakukan pembangunan, tugas DLH juga menyentuh perawatan dan pengawasan semua ruang terbuka hijau (RTH). Salah satunya Taman Candi yang memiliki tiga komponen penting yakni taman, pepohonan, dan biota air. ‘’Selama ini cukup banyak warga yang menangkap ikan di Kali Mati pakai senapan. Ada juga yang nyetrum,’’ ungkapnya.

Joko menuturkan, pihaknya sudah menyosialisasikan larangan itu ke masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar kawasan Taman Candi. Pun, mengajak mereka bersama-sama menjaga keamanan lokasi tersebut. Apalagi, sekarang RTH itu juga difungsikan untuk tempat aktivitas perekonomian warga. ‘’Perputaran ekonominya cukup besar karena selalu ramai pengunjung. Kami khawatir, jika terjadi hal yang tidak diinginkan, warga enggan datang lagi,’’ ujarnya.

Diakuinya, sejauh ini pihaknya belum mengambil tindakan tegas hingga memberikan sanksi. Melainkan lebih bersifat persuasif, yakni mengingatkan warga agar menghentikan aktivitas terlarang di Kali Mati. Namun, jika imbauan itu tidak mempan, ke depan pihaknya tidak segan memproses sesuai aturan.

Sesuai Perda 1/2017, kata dia, pelanggar dapat dikenai sanksi denda maksimal Rp 50 juta atau kurungan tiga bulan penjara. ‘’Kalau masih ngeyel, akan kami tindak tegas,’’ tandasnya. (rio/tif/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button