Madiun

Disperta Kota Madiun Cek Kesehatan Hewan Kurban

Sakit Influenza, Disuntik Antibiotik

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hewan kurban yang tersebar di kota ini terserang influenza. Saat pengecekan kesehatan Kamis (22/7), beberapa hewan terutama kambing didapati sakit mata, diare, batuk, dan pilek.

Kasi Kesehatan Hewan Disperta Kota Madiun drh Cahyarini Budiarti memastikan seluruh hewan kurban yang terindikasi sakit ringan langsung diberikan pengobatan. ‘’Langsung kami suntik dan obati,’’ tegasnya.

Cahyarini mengingatkan, residu antibiotik yang disuntikkan ke hewan kurban berbahaya jika kandungannya masih ada saat disembelih. Namun masih ada rentang waktu pemulihan hingga tiba saatnya nanti masa penyembelihan. ‘’Kalau tidak diobati, nanti sakitnya bisa bertambah parah dan bisa mati,’’ tuturnya.

Menyongsong Idul Adha tahun ini, populasi sapi sebanyak 218 ekor dan kambing lebih dari dua ribu ekor. Jumlah itu cukup untuk memenuhi permintaan hewan kurban yang tinggal sepekan. ‘’Kami akan monitoring pedagang di pinggir jalan secara intensif,’’ janjinya.

Muhammad Tahfidzul Khoiri mengaku terselamatkan dengan pemasaran online. Sebagian besar stok kambing miliknya sudah laku terjual. Meski tetap terjadi penurunan penjualan di masa pandemi ini. Sementara harga mengalami kenaikan secara variatif. ‘’Katalog kambing kami unggah di media sosial, pembelinya bisa melihatnya lebih dulu. Setelah memilih tinggal mendatangi lapak kami,’’ kata pemilik Kandang Oewang itu. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close