Madiun

Disnaker Monitor Perusahaan Kereta Api

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tiga perusahaan BUMN di Kota Madiun dimonitoring Kamis (3/9). Pemkot perlu memastikan protokol kesehatan telah diterapkan dengan baik di PT INKA, PT KAI Daop VII, dan PT Rejoagung Baru.

Kepala Disnaker Suyoto Harjo Wiyono menegaskan monitoring ini menindaklanjuti Perwal 39/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. ‘’Perlu kami pastikan setiap lingkungan kerja aman,’’ ujarnya.

Suyoto menggarisbawahi ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi pemberi kerja dalam rangka pencegahan penularan di lingkungan perusahaan. Selain pekerja harus mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan. ‘’Ada rekomendasi yang kami sampaikan untuk evaluasi ke depan,’’ tuturnya.

Rekomendasi itu, lanjut Suyoto, lebih pada unsur penyempurnaan. Seperti pemasangan keran otomatis pada fasilitas cuci tangan. Itu akan lebih mengurangi risiko penularan karena orang yang hendak cuci tangan tidak perlu menyentuh keran air. ‘’Keran air dengan sistem sensor maupun pedal jauh lebih baik,’’ sebutnya.

Suyoto memastikan inspeksi tak dilakukan sehari kemarin. Bersama satpol PP dan dinas kesehatan, pihaknya bakal mendatangi beberapa perusahaan lain. ‘’Ke depan akan terus kami lakukan,’’ katanya.

Manajer Humas Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko memastikan beberapa rekomendasi dari pemkot akan dijadikan bahan evaluasi. Secara umum, seluruh protokol kesehatan telah dijalankan sesuai Perwal 39/2020. ‘’Beberapa masukan segera kami jalankan. Solidaritas antar penumpang kereta api juga perlu ditingkatkan. Jika salah satu penumpang ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan, penumpang di sebelahnya bisa menegur langsung. Atau melaporkannya ke petugas gerbong,’’ jelasnya.

Ixfan pun membeberkan PT KAI Daop VII telah melakukan rapid test masal secara bertahap. Menindaklanjuti salah seorang pegawai yang terkonfirmasi positif pekan lalu. Dari hasil tes cepat itu dipastikan seluruh pegawai nonreaktif. ‘’Sekarang masuk PT KAI Daop VII wajib pakai masker, cuci tangan, cek suhu. Tamu harus menunjukkan hasil rapid test,’’ ujarnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close