Mejayan

Disnaker Buta Realisasi Program Kartu Prakerja

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Ribuan warga Kabupaten Madiun terdaftar kartu prakerja. Dinas tenaga kerja (disnaker) buta realisasi program pemerintah tersebut. ‘’Ada 1.706 tercatat sebagai peserta. Tapi, pelaksanaannya di-handle pemerintah pusat,’’ kata Kepala Disnaker Kabupaten Madiun Wijanto Djoko Poernomo Rabu (7/7).

Totok, sapaan Wijanto Djoko Poernomo, kurang tahu realisasi kartu prakerja yang kini telah berjalan tiga tahap. Pun tidak ada peserta yang melapor mengenai program dengan nilai insentif Rp 600 ribu per orang itu. ‘’Kami hanya menyarankan kepada tenaga kerja terdampak Covid-19 untuk mendaftar program tersebut. Diterima atau tidaknya kurang tahu,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim Himawan Estu Bagijo menyebut, jumlah penerima kartu prakerja 26.348 se-Jatim. Gelombang I, II, dan III. ‘’Tapi, setelah kami tracing, hanya 87 orang yang di-PHK (pemutusan hubungan kerja, Red) yang datanya dikirim secara offline,’’ katanya usai membuka pelatihan berbasis kompetensi di UPT Balai Latihan Kerja Madiun kemarin.

Himawan mengatakan, rencananya ada tambahan 928.760 peserta kartu prakerja tahap berikutnya. Sesuai data pengangguran, pekerja migran habis kontrak, korban PHK, juga yang dirumahkan karena pandemi Covid-19. ‘’Kami berharap pelatihan kartu prakerja dijalankan dengan praktik langsung. Kalau online, sifatnya hanya tutorial,’’ terangnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close