Ponorogo

Disiplin Kerja Wakil Rakyat Diperketat, Absen Rapat Tiga Kali, Sanksi!

‘’Dulu hanya rapat paripurna yang dihitung. Sekarang seluruh rapat. Mulai di tingkat komisi, fraksi, maupun paripurna. Bolos tiga kali berturut langsung diberi sanksi.’’ SUNARTO, Ketua Sementara DPRD Ponorogo

——————-

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Awas. Wakil rakyat tak bisa bolos seenaknya. Seiring pembahasan tata tertib (tatib) yang menghasilkan aturan baru terkait disiplin kerja dewan. Tiga kali absen rapat, terancam sanksi. Salah satu sanksinya, ditangguhkan haknya untuk mengikuti program peningkatan kapasitas. ‘’Tidak perlu harus menerbitkan surat peringatan (SP) dulu. Absen tiga rapat berturut, langsung disanksi,’’ kata Ketua DPRD Sementara Sunarto.

Tatib baru itu segera disepakati wakil rakyat. Sejumlah aturan dinilai sudah tidak relevan hingga perlu direvisi. Salah satunya terkait disiplin kerja para wakil rakyat. Pada tatib sebelumnya, sanksi baru dapat diberikan ketika anggota dewan absen tujuh kali rapat berturut-turut. Kini, direvisi hanya tiga kali. ‘’Dulu hanya rapat paripurna yang dihitung. Sekarang seluruh rapat. Mulai di tingkat komisi, fraksi, maupun paripurna. Bolos tiga kali berturut langsung diberi sanksi,’’ ujarnya.

Penjatuhan sanksi, kata Sunarto, menjadi wewenang badan kehormatan (BK) DPRD. Dari pembahasan sejauh ini, salah satu sanksi yang disepakati adalah penangguhan atas hak mendapat peningkatan kapasitas. Misalnya, tidak mendapat fasilitas bimbingan teknis (bimtek). Pun, penjatuhan sanksi tidak perlu menunggu penerbitan SP kepada wakil rakyat yang mbalela. ‘’Nanti BK yang berwenang menjatuhkan sanksi, karena punya tata beracara sendiri. Secara umum, ini sudah disepakati,’’ terangnya.

Sunarto tak menampik pembahasan tatib baru berlangsung alot. Meski begitu, seluruh pihak diharap dapat menerima aturan baru tersebut. Demi meningkatkan kualitas kinerja DPRD. ‘’Ini bagian dari semangat lembaga dalam memperbaiki diri. Juga sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik,’’ sebut politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu.

Sunarto juga berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawasi kinerja wakil rakyat. Fungsi kontrol, juga penting. ‘’Kami berharap masyarakat dapat melakukan pengawasan. Termasuk media dalam menjalankan fungsi kontrolnya,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Sunarto berharap penyiapan tatib hingga penetapan pimpinan definitif dan alat kelengkapan dewan (AKD) dapat tuntas bulan ini. Sehingga mulai bulan depan wakil rakyat bisa langsung fokus bekerja. Sebab, ada sejumlah tanggungan rancangan peraturan daerah (raperda) yang perlu dibahas. Baik yang masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) tahun ini maupun yang menjadi tanggungan sejak bertahun lalu. ‘’Semua akan diurai satu per satu. Kami harap mulai bulan depan sudah bisa jalan,’’ ucapnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button