Madiun

Diseruduk Pikap, Pemotor Menderita Patah Tulang

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Madiun-Surabaya masuk Desa Bongsopotro, Saradan, Kamis (15/7). Sebuah motor nyungsep di kolong depan pikap usai kedua kendaraan itu bertabrakan di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pemotor mengalami patah tulang kaki hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Laka lantas tersebut terjadi diduga akibat sopir pikap berkendara ugal-ugalan. ‘’Dua kendaraan terlibat laka itu melaju dari arah berlawanan,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Nanang Setyawan.

Tabrakan bermula saat Sutrisno, 43, melaju dengan Honda Beat nopol AE 2342 GZ dari arah barat. Warga Desa Sugihwaras, Saradan, itu semula berkendara dengan baik-baik saja. Namun, nahas menghampiri pria tersebut saat sampai di lokasi kejadian. Tepatnya ketika mobil pikap nopol AG 8254 VE yang dikemudikan Suparlan, 48, warga Desa Nglaban, Lonceret, Nganjuk, melaju kencang dari arah berlawanan. ‘’Pikap mendahului kendaraan yang tidak diketahui identitasnya,’’ terang Nanang.

Honda Beat kelir hitam dan mobil pikap itu pun adu moncong. Posisi motor sampai nyungsep di kolong pikap. Persisnya di dekat roda kanan depan. Motor seketika ringsek dan pengendaranya mengalami patah tulang kaki kanan.

Sesaat setelah kejadian, korban segera dilarikan ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis. ‘’Tabrakan terjadi karena kelalaian pengemudi pikap. Saat mendahului tidak memperhatikan arus lalu lintas di sekitar. Terlalu ke kanan,’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button