Madiun

Disangka Rugikan Negara Rp 19 Juta, Kades Kranggan Dipenjara

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Terhitung mulai Kamis Kamis (9/1) Sriyono harus meringkuk di sel Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun.  Itu seiring pelimpahan berkas perkara dan tersangka rasuah tersebut dari Unit Tipikor Satreskrim Polres Madiun ke kejaksaan negeri (kejari) setempat.

Kepala Desa Kranggan, Geger, itu kena operasi tangkap tangan (OTT) tiga tahun silam. Sriyono kemarin digelandang ke Kejari Kabupaten Madiun sekitar pukul 08.00. Dikawal aparat kepolisian, kedua tangan Sriyono diborgol tali tis. Digiring ke ruang pidana umum. Jaksa penuntut umum (JPU) pun memeriksanya. Sekitar tiga jam Sriyono dicecar berbagai pertanyaan terkait perkara yang menjeratnya.

Dari hasil pemeriksaan itu terungkap modus Sriyono. Dia diduga meminta atau memaksa bendahara desa untuk mencairkan bantuan keuangan khusus. ‘’Total kerugian negara dalam perkara ini Rp 19 juta,’’ kata Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun Arief Fatchurrohman usai pemeriksaan.

Sriyono dijerat pasal berlapis. Yakni, pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman penjara maksimal lima tahun. Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman penjara maksimal empat tahun. Serta pasal 368 tentang ancaman pemerasan dengan ancaman penjara maksimal sembilan tahun. ‘’Sidangnya segera dilakukan. Sementara dititipkan ke lapas,’’ papar Arief. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close