Advertorial

Dirjen Vokasi Kemendikbud Dukung PNM Jadi Ikon Madiun

Proyeksikan Prodi D3 Naik Kelas Jadi D4

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keinginan Politeknik Negeri Madiun (PNM) menjadi ikon di Kota Madiun mendapat dukungan Direktur Jenderal Pendidikan (Dirjen) Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto. Wikan menilai sudah selayaknya PNM menjadi barometer pendidikan vokasi khususnya untuk program studi perkeretaapian.

‘’PNM harus bisa menjadi ikon di Madiun setelah INKA dan pecel. Jadi, nantinya ada three Iconic wonder of Madiun,’’ ujar Wikan dalam acara peresmian gedung baru Jurusan Teknik kampus 2 PNM Kamis (3/12).

Wikan juga berharap ke depan seluruh program diploma tiga (D3) PNM di-upgrade  menjadi sarjana terapan (D4). Selain itu, membuka program S2 dan S3  terapan serta  mengkolaborasikan D4 dengan S2 terapan.

Tak hanya itu, dia berharap kelak PNM membuka program perkuliahan double degree dengan  universitas luar negeri seperti Jerman dan Thailand. Dengan demikian, D4 bisa ditempuh secara fast track dan hanya membutuhkan waktu lima tahun untuk meraih gelar S2. ‘’Saya harap ini menjadi mimpi besar bersama untuk merealisasikannya,’’ lanjut Wikan.

PNM telah membuka program baru D2 atau SMK fast track untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja operasional dan teknis. Program tersebut telah di-launching Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Kemendikbud bulan lalu.

Sedangkan proyeksi tiga tahun ke depan, di PNM akan ada platform D2, D4, S2 dan S3 terapan. ‘’Raihan prestasi PNM cukup banyak walaupun usianya masih terbilang muda. Prestasi ini bisa menjadi tolok ukur bahwa PNM mampu menjadi ikon,’’ terangnya.

Wikan juga berharap gedung baru tersebut memiliki nyawa dan spirit untuk mencetak teknisi ahli bersertifikasi internasional, pemimpin andal, serta lulusan berjiwa entrepreneur calon start up baru.  ‘’PNM sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Lulusannya pun menjadi incaran dunia industri. Jadi, untuk menjadi barometer merupakan hal mudah,’’ imbuhnya.

Direktur PNM Muhammad Fajar Subkhan menambahkan, untuk memajukan pendidikan vokasi  di kampusnya, para dosen harus berubah mengikuti perkembangan terkini. ‘’Keberadaan gedung baru ini diharapkan bisa memancing kreativitas para mahasiswa maupun dosen,” ujarnya. (afi/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button