KriminalitasMagetanPeristiwa

Dipicu Masalah Batas Tanah, Kakak Tikam Adik Ipar

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Masalah tanah menggelapkan mata Novi Eko Mulyawan. Pria 37 tahun itu tega menikam Nur Arifin, adik iparnya sendiri. Warga pun kaget mengetahui peristiwa tersebut.

Pasalnya, selama ini keduanya hidup rukun. Bahkan, mereka tinggal bersebelahan di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan. Namun, perasaan Arifin terusik menjelang magrib Selasa lalu (13/10). Saat mengetahui renovasi rumah yang dikerjakan Novi telah memakan sebagian tanah miliknya.

Arifin kemudian mengajak Katemi, ibunya, melabrak Novi. Arifin meminta kakak iparnya itu tidak melanjutkan pekerjaan renovasi rumah. Merasa tidak terima, Novi balik mengumpat Arifin.

Katemi yang melihat keduanya berselisih sempat berusaha melerai. Namun, Arifin dan Novi malah baku hantam. Novi yang merasa tersudut kemudian mengambil pisau yang biasa dipakainya untuk membuat sangkar burung. Pisau kemudian dihunuskan ke perut Arifin sebanyak tiga kali.

Warga yang mendengar cekcok langsung berdatangan ke lokasi. Mereka melihat Arifin sudah tersungkur di tanah dengan posisi tangan memegangi perutnya yang berlumur darah. ‘’Korban dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo,’’ ujar Yasin, warga setempat.

Setelah melakukan penusukan, Novi langsung diamankan warga. Dia ditangkap tanpa perlawanan. Penjual sate tersebut digelandang ke Mapolsek Lembeyan. ‘’Hasil pemeriksaan sementara karena masalah batas tanah,’’ kata Kapolsek Lembeyan AKP Suyatni. (odi/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close