Pacitan

Dinkes Pacitan Percepatan Tracing, tapi Testing Tersendat

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Satgas Penanganan Covid-19 Pacitan ikut disibukkan membongkar kasus penularan di masyarakat. Meski berlangsung lebih dari setahun, namun ada saja warga yang ogah di-testing.

Evaluator Tim Tracing Dinkes Pacitan Aris Istianah mengatakan, sejatinya progres tracing apik, nyaris berjalan 100 persen. Petugas mampu menemukan rentetan potensi penularan di setiap wilayah. Sayangnya, dari 15 kontak erat 1 pasien korona, baru sekitar 10 suspek yang bersedia dites. Sisanya memilih absen dan kabur. ‘’Setiap satu pasien positif atau suspek itu, minimal 15 kontak erat yang perlu diperiksa,’’ ujarnya, Minggu (5/9).

Beragam cara telah dilakukan untuk menyadarkan masyarakat. Salah satunya lewat swab test massal. Saat ini di tiap desa memiliki tracer yang terdiri dari petugas kesehatan dan TNI/Pori.

Tim evaluator BPBD Pacitan mengamini persoalan klasik takut di-testing. Saban pemeriksaan di 24 puskesmas selalu ditemukan kasus serupa. Dia meminta warga yang absen hendaknya menjalani karantina dengan pengawasan ketat. ‘’Pekerjaan tim kami ini juga berisiko. Ada sebagain yang sudah terpapar,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button