Madiun

Dinkes Labeli Zona Merah, Pemdes Dolopo Membantah

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun melabeli Desa/Kecamatan Dolopo zona merah. Menyusul ledakan kasus positif Covid-19 di desa ini. ‘’Desa Dolopo zona merah karena terdapat 12 kasus positif aktif per hari ini (kemarin, Red),’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Kamis (10/6).

Djaka mengungkapkan, serangan virus korona di Desa Dolopo meningkat akhir-akhir ini. Hanya, Djaka belum bisa memastikan faktor penyebabnya. Dia berdalih bahwa pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan testing, tracing, dan treatment (3T). ‘’Secara menyeluruh, penambahan kasus positif karena OTG (orang tanpa gejala),’’ ujarnya.

Djaka mengatakan, tren penularan Covid-19 saat ini menyasar lingkungan rumah (keluarga). Contohnya, salah seorang anggota keluarga yang OTG tidak sadar terpapar Covid-19. Sementara, anggota keluarga lainnya memiliki penyakit penyerta atau dalam kondisi rentan. ‘’Kasusnya itu, yang rentan menunjukkan gejala kemudian diperiksa, ternyata positif Covid-19. Akhirnya menyebar ke anggota keluarga yang lain,’’ bebernya.

Kecenderungan lain, masyarakat Kabupaten Madiun tergolong tinggi mobilitasnya. Warga yang kesehariannya bekerja ke luar daerah lebih berpotensi terpapar. ‘’Faktor mayoritas penyebab peningkatan kasus sampai ada satu desa zona merah itu adalah penularan dari OTG ke lingkup keluarga,’’ terangnya.

Pada rekap sebaran pasien aktif per RT rilisan dinkes, peta wilayah Desa Dolopo menjadi merah. Namun, zona tersebut lebih cenderung ke salah satu RT dengan delapan kasus positif. Sesuai ketentuan pemerintah pusat, satu lingkungan RT akan jadi zona merah jika terdapat lebih dari lima kasus positif aktif. Total di Kabupaten Madiun terdapat 122 RT zona hijau, 84 zona kuning (1-2 kasus per RT), dan 10 zona oranye (3-5 kasus per RT).

Terpisah, Pemerintah Desa (Pemdes) Dolopo menolak predikat zona merah itu. Kades Dolopo Sayekti mengatakan bahwa per kemarin sudah tidak ada warganya yang positif terpapar virus korona. Bahkan, dia menegaskan predikat zona merah untuk desanya keliru. ‘’Hari ini Desa Dolopo zero Covid-19. Mungkin data dinkes agak terlambat,’’ bantahnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button