AdvertorialNgawi

Dinkes Berkomitmen Sehatkan Masyarakat

Melalui Upaya Bersifat Promotif dan Preventif

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Satukan tekad menuju Ngawi sehat. Kalimat yang mengutip tema Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 itu diusung Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi untuk memotivasi masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. ‘’Kami dari dinas kesehatan akan terus berupaya melaksanakan kegiatan, baik yang bersifat promotif maupun preventif,’’ kata Kepala Dinkes Ngawi dr Yudono Kamis (12/11).

Kegiatan promotif adalah upaya meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat. Tujuannya agar mereka dapat menolong diri sendiri serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat sesuai kondisi sosial budaya setempat dan didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan.

Sedangkan kegiatan preventif adalah tindakan pengendalian sosial yang bersifat pencegahan. ‘’Artinya, dinkes harus bisa memastikan masyarakat selalu sehat, jangan sampai sakit. Kalau sakit, segera disembuhkan dan seterusnya,’’ ujarnya.

Tentu saja upaya itu akan lebih mudah jika dilakukan bersama-sama dengan masyarakat. Terutama kaitannya dengan pandemi Covid-19. Jika semua warga melaksanakan pola hidup sehat dan taat protokol kesehatan, mereka pasti selamat. ‘’Tidak hanya sekarang, tapi juga ke depan kami akan persiapkan agar masyarakat tetap sehat. Salah satunya mengajak semua puskesmas untuk menjaga kesehatan masyarakat di wilayah masing-masing,’’ paparnya.

Selain kegiatan promotif dan preventif, Dinkes Ngawi juga terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM maupun perbaikan sarana dan prasarana. Yudono menyebut tahun ini pihaknya membangun rumah sakit tipe C di Geneng. Rencananya, akan dibangun lagi rumah sakit tipe D di wilayah barat, selatan, dan timur.

Yudono menambahkan, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, program dinkes tetap berjalan seperti biasa. Memang perilaku masyarakat selama wabah korona berubah, yang membuat seolah program dinkes terhenti. Misalnya, kegiatan posyandu ibu hamil. Namun, Yudono menegaskan program itu tetap jalan dengan bantuan kader posyandu di masing-masing desa. ‘’Begitu juga dengan program-program lain. Makanya, pada HKN kali ini kami juga sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berjasa terutama dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat,’’ tuturnya.

Selain upacara dan tasyakuran, dalam peringatan HKN kali ini juga digelar aksi bagi bunga dan masker. Kegiatan itu dilakukan Sabtu lalu (7/11) di perempatan Kartonyono. Melalui aksi itu pihaknya mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatannya dengan kasih sayang. ‘’Kenapa kok selalu masker? Karena itu cara yang paling mudah dan murah untuk melindungi diri dari ancaman virus Covid-19,’’ ucapnya. (ti9/tif/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button